Lingkungan alam Sierra Leone mencakup hutan hujan Guinea Hulu, hutan sabana, hutan pegunungan, sungai, hutan bakau, dataran pesisir, dan pantai. Kawasan lindung melestarikan habitat simpanse, gajah, kuda nil, macan tutul, buaya, primata, dan lebih dari 200 spesies burung. Pertanian, perikanan, kehutanan, pertambangan, pariwisata, serta pengumpulan kayu bakar atau arang menghubungkan alam secara langsung dengan mata pencaharian dan penggunaan lahan. Akses ke lokasi tertentu dan pemanfaatan sumber daya alam dapat bergantung pada aturan setempat, izin, dan persetujuan lingkungan. Lingkungan sekitar yang lebih luas berkaitan dengan mutu dan ketersediaan layanan serta kondisi di sekitar rumah, tempat kerja, dan ruang publik. Pasokan air, listrik, sanitasi, pengumpulan sampah, drainase, kualitas udara, kebisingan, ruang hijau, dan keselamatan lingkungan dapat berbeda menurut lokasi, musim, dan penyedia. Regulator nasional, dewan lokal, perusahaan utilitas, penyedia swasta, dan struktur komunitas berbagi tanggung jawab, sehingga layanan di satu tempat tidak menentukan kondisi di semua tempat. Karena itu, persoalan lingkungan di Freetown dapat berbeda dari di kota lain atau wilayah kekuasaan adat pedesaan, terutama jika infrastruktur, cakupan layanan, atau pemanfaatan sumber daya alam berbeda.
Lingkungan di Sierra Leone
Lingkungan Sierra Leone mencakup ekosistem alam sekaligus kondisi sehari-hari tempat orang tinggal. Alam meliputi hutan, sabana, sungai, hutan bakau, garis pantai, dan satwa liar, sedangkan lingkungan sekitar mencakup air, sanitasi, sampah, drainase, udara, kebisingan, listrik, dan ruang hijau. Kondisi lingkungan dan tanggung jawab berbeda antara Freetown, kota-kota lain, dan wilayah kekuasaan adat pedesaan.
Saran
Periksa lingkungan Sierra Leone melalui dua hal yang saling terkait: kondisi alam dan aturan sumber daya di suatu lokasi, serta layanan sehari-hari yang tersedia di sekitarnya. Untuk lokasi rumah, tempat kerja, atau proyek, bandingkan kondisi nyata air, sanitasi, sampah, drainase, listrik, udara, kebisingan, dan keselamatan, alih-alih mengandalkan asumsi tingkat nasional. Untuk kegiatan yang melibatkan lahan atau sumber daya alam, pastikan aturan lokasi, izin, dan persetujuan lingkungan secara terpisah.

