Keselamatan di Sierra Leone

Keselamatan di Sierra Leone mencakup bahaya darurat dan risiko kejahatan. Banjir adalah bahaya alam yang paling umum, sementara kejahatan yang dilaporkan mencakup perampokan, penyerangan, kekerasan dalam rumah tangga, penipuan, pelanggaran seksual, dan kejahatan siber. Penilaian yang berguna menggabungkan paparan bahaya setempat, informasi kejahatan, dan struktur tanggap yang tersedia di wilayah tersebut.

Saran

Perlakukan keselamatan di Sierra Leone sebagai dua tugas perencanaan yang saling terkait tetapi terpisah: bersiap menghadapi bahaya setempat dan mengurangi paparan terhadap kejahatan. Berikan perhatian tambahan pada paparan banjir, tanah longsor, dan bahaya pesisir di wilayah rentan, serta jangan menganggap angka kejahatan nasional yang dilaporkan sebagai ukuran lengkap risiko setempat.

Bencana

Sierra Leone kerap menghadapi banjir, tanah longsor, bahaya pesisir, badai, petir, kekeringan, kebakaran, dan keadaan darurat lainnya. Banjir merupakan bahaya alam yang paling umum, sementara paparan risiko terutama tinggi di Semenanjung Freetown, Western Area, serta dekat pesisir dan sungai. National Disaster Management Agency mengoordinasikan peringatan, respons darurat, evakuasi, dan pemulihan bersama struktur regional, distrik, dan chiefdom.

Kriminalitas

Kejahatan di Sierra Leone mencakup tindak pidana seperti perampokan, pembobolan rumah, penyerangan, pembunuhan, penipuan, kekerasan dalam rumah tangga, tindak pidana seksual, kekerasan terhadap anak, perdagangan manusia, kejahatan siber, dan tindak pidana narkoba. Sierra Leone Police mencatat 30.491 kasus pidana dan kecelakaan pada 2023, tetapi kasus yang dilaporkan tidak mengukur seluruh kejahatan. Kasus tercatat jauh lebih banyak di Western Area, yang mencakup 62% dari total.