Kode Ketenagakerjaan berlaku secara nasional lintas sektor, dengan pengecualian bagi pegawai negeri sipil, Angkatan Pertahanan, Kepolisian, dan usaha keluarga kecil berorientasi subsistensi. Kontrak kerja dan perjanjian kerja bersama dapat memperbaiki kondisi pekerja, tetapi ketentuan kontrak yang mengurangi perlindungan hukum wajib tidak berlaku. Lembaga utama mencakup Inspeção Geral do Trabalho (IGT), delegasi wilayahnya, SEFOPE, Serviço de Mediação e Conciliação, Conselho Nacional do Trabalho, Conselho de Arbitragem do Trabalho, serikat pekerja, dan Segurança Social yang juga dikenal sebagai INSS. NISS digunakan untuk identifikasi jaminan sosial. Kontrak kerja seharusnya dibuat tertulis, ditandatangani, dan disusun dalam bahasa resmi. Umumnya kontrak mencantumkan para pihak, pekerjaan, tempat kerja, jam kerja dan waktu istirahat, upah dan jeda pembayaran, kategori, tanggal mulai, masa percobaan, durasi serta alasan kontrak waktu tertentu, dan perjanjian kerja bersama yang berlaku. Tidak adanya dokumen tertulis tidak dengan sendirinya menghapus keabsahan kontrak atau hak pekerja. Kontrak tanpa batas waktu merupakan bentuk normal. Kontrak waktu tertentu terbatas pada kebutuhan sementara seperti penggantian pekerja, pekerjaan musiman, proyek, atau kegiatan sementara lainnya dan dapat berlangsung hingga tiga tahun termasuk perpanjangan. Tanpa alasan yang sah atau jika melewati batas menurut undang-undang, kontrak menjadi tanpa batas waktu. Kontrak waktu tertentu baru untuk alasan dan pekerja yang sama sebelum 90 hari berlalu juga dapat menjadi kontrak tanpa batas waktu. Kontrak pelatihan dapat berlangsung hingga enam bulan. Masa percobaan hingga satu bulan untuk kontrak tanpa batas waktu atau hingga tiga bulan untuk pekerjaan yang memerlukan kompleksitas teknis tinggi, tanggung jawab besar, atau fungsi berbasis kepercayaan. Untuk kontrak waktu tertentu hingga enam bulan, masa percobaan dapat berlangsung hingga delapan hari; untuk kontrak waktu tertentu yang lebih lama, hingga 15 hari. Selama masa percobaan, salah satu pihak dapat mengakhiri kontrak tanpa pemberitahuan, alasan yang kuat, atau kompensasi. Masa kerja dihitung sejak awal masa percobaan. Jam kerja normal dibatasi delapan jam per hari dan 44 jam per minggu. Setelah lima jam berturut-turut, pekerja memperoleh istirahat setidaknya satu jam. Pemberi kerja menetapkan jadwal sesuai batas hukum, kontrak, dan perjanjian kerja bersama. Istirahat mingguan dibayar dan berlangsung setidaknya 24 jam berturut-turut, biasanya pada hari Minggu. Hari libur umum dibayar. Cuti tahunan sekurang-kurangnya 12 hari kerja per tahun; pada tahun pertama, hak bertambah satu hari per bulan. Jika pemberi kerja dengan sengaja menghalangi cuti, hari yang tidak digunakan dibayar dua kali tarif normal. Lembur dibayar dengan tarif per jam normal ditambah 50%. Kerja selama istirahat mingguan atau hari libur wajib dibayar dengan tambahan 100%. Lembur umumnya dibatasi empat jam per hari dan 16 jam per minggu, kecuali keadaan kahar atau langkah mendesak untuk mencegah kerugian serius. Pemberi kerja mencatat lembur. Kerja malam pukul 21.00 sampai 06.00 memperoleh tambahan 25%, dan kerja sif tidak boleh melebihi batas normal harian atau mingguan. Perkawinan, kematian dalam keluarga, acara komunitas, dan acara keagamaan dapat memberikan cuti tiga hari per tahun. Sakit atau kecelakaan yang didukung surat keterangan medis dapat memberikan hingga 12 hari per tahun, dengan enam hari dibayar penuh dan enam hari dibayar 50%. Ketidakhadiran tanpa izin dapat mengakibatkan kehilangan upah, pengurangan masa kerja, dan, dalam keadaan tertentu, pemutusan kerja. Upah harus adil dan sebanding, dengan upah setara untuk pekerjaan yang sama atau bernilai setara. Pembayaran dilakukan dalam alat pembayaran yang sah, dengan cek, atau transfer bank, dengan jarak tidak lebih dari satu bulan. Tanda terima upah mencantumkan upah bruto dan bersih, potongan, serta tunjangan tambahan. Potongan sukarela memerlukan otorisasi tertulis pekerja; potongan jaminan sosial dan putusan pengadilan diizinkan, dengan total potongan umumnya dibatasi 30% upah bulanan. Tunjangan tahunan sekurang-kurangnya satu gaji bulanan dan dibayar paling lambat 20 Desember. Dalam sumber yang ditinjau, upah minimum sektor swasta tetap USD 115 per bulan. Pembahasan kenaikan menjadi USD 154–160 belum menghasilkan aturan yang berlaku dalam sumber tersebut. Pekerja dengan kontrak waktu tertentu atau tanpa batas waktu di sektor publik maupun swasta umumnya wajib didaftarkan dalam jaminan sosial. Pemberi kerja mendaftarkan pekerja, mengirim pernyataan remunerasi bulanan, dan membayar iuran antara tanggal 10 dan 20 bulan berikutnya. Total iuran sebesar 10% dari dasar iuran terkait: 4% dari pekerja dan 6% dari pemberi kerja. Dasar mencakup upah pokok, tunjangan tahunan, kenaikan kinerja, serta tambahan kerja malam, sif, atau jarak jauh. Dasar tidak mencakup lembur, tunjangan transportasi, makanan, dan akomodasi, bonus, pembagian laba, atau biaya representasi. Kode Ketenagakerjaan dan Lei No. 11/2023 tentang Keselamatan, Kesehatan, dan Higiene Kerja mencakup tempat kerja publik, swasta, koperasi, dan sosial, termasuk pemberi kerja nasional dan internasional, pekerja mandiri, peserta pelatihan, peserta magang, dan pekerja yang bergantung secara ekonomi. Pemberi kerja menilai risiko, menghilangkan atau menguranginya, menyediakan informasi dan alat pelindung diri tanpa membebankan biaya kepada pekerja, serta menyelidiki kecelakaan fatal atau serius. Komisi paritas wajib dibentuk jika ada lebih dari 20 pekerja atau terdapat risiko khusus. Pengaduan keselamatan kerja disampaikan kepada IGT, yang dapat melakukan inspeksi dan menjatuhkan sanksi. Kehamilan dan menyusui membatasi kerja malam, lembur, serta pekerjaan yang mengancam kesehatan. Cuti melahirkan berbayar berlangsung setidaknya 12 minggu, termasuk minimal 10 minggu setelah persalinan. Konsultasi medis terkait kehamilan tidak mengurangi upah. Menyusui berlangsung hingga anak berusia enam tahun, dengan dua kali istirahat satu jam sehari. Cuti ayah adalah lima hari berbayar. Merawat anak sakit atau cedera di bawah usia sepuluh tahun dapat memberikan hingga lima hari cuti tanpa upah per tahun. Pemutusan karena kehamilan, menyusui, atau memberi makan anak dilarang, dan beban pembuktian berada pada pemberi kerja. Penerimaan kerja umumnya dimulai pada usia 15 tahun. Anak usia 13 sampai 15 tahun hanya boleh melakukan pekerjaan ringan yang tidak membahayakan kesehatan, pendidikan, atau perkembangan. Pekerjaan ringan dibatasi lima jam sehari dan 25 jam seminggu, tidak mencakup kerja malam atau lembur, serta mensyaratkan setidaknya dua hari istirahat per minggu. Pemeriksaan medis diwajibkan sebelum mulai bekerja dan setiap tahun sesudahnya. Disabilitas atau penyakit kronis tidak dapat dijadikan alasan diskriminasi atau pemecatan; pemeriksaan medis, termasuk tes HIV, harus diperlukan, mendapat persetujuan tertulis, dan dirahasiakan. Pekerja asing memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan pekerja nasional, tetapi kontrak tertulis dan otorisasi kerja mereka mengikuti peraturan khusus. IGT dan SEFOPE mengawasi pekerjaan asing. Pekerja dan pemberi kerja dapat membentuk organisasi tanpa otorisasi sebelumnya. Pendaftaran serikat menggunakan anggaran dasar, catatan pendirian, dan anggota pendiri, lalu diumumkan dalam periode yang ditentukan. Perundingan bersama dilindungi hukum dan wajib dilakukan dengan iktikad baik. Iuran serikat memerlukan otorisasi tertulis dan dibatasi 2% gaji. Pembalasan atau pemecatan karena kegiatan serikat dilarang. Pekerjaan dapat berakhir karena habis masa kontrak, kesepakatan bersama tertulis, inisiatif pekerja, alasan kuat dari pemberi kerja, atau alasan pasar, teknologi, maupun struktural. Masa pemberitahuan biasa oleh pekerja setidaknya 30 hari. Pemecatan oleh pemberi kerja karena alasan kuat memerlukan kesalahan pekerja dan pemeriksaan disiplin yang memberi kesempatan membela diri. Contohnya meliputi lebih dari tiga hari berturut-turut tidak hadir tanpa izin atau lima hari tidak berturut-turut dalam satu bulan. Pekerja yang menggugat pemecatan tidak sah umumnya memiliki 60 hari untuk mengajukan tindakan hukum. Upaya dapat mencakup pemulihan kerja beserta upah tertunggak dan masa kerja, atau kompensasi menurut undang-undang hingga enam bulan gaji ditambah satu bulan gaji untuk setiap lima tahun masa kerja. Untuk pemutusan karena alasan pasar, teknologi, atau struktural, pemberi kerja terlebih dahulu mempertimbangkan penangguhan atau pengurangan jam kerja. Penangguhan dapat berlangsung hingga dua bulan dengan upah 50%. Jam kerja dapat dikurangi hingga 40% selama maksimal tiga bulan dengan upah proporsional. Pemberi kerja memberikan informasi tertulis setidaknya 15 hari sebelumnya kepada pekerja, serikat mereka, dan layanan mediasi. Untuk pemutusan struktural, pemberitahuan menyebutkan alasan, jumlah dan kategori yang terdampak, kriteria dan periode seleksi. Negosiasi dimulai dalam lima hari. Masa pemberitahuan adalah 15 hari untuk masa kerja hingga dua tahun dan 30 hari untuk masa kerja lebih lama. Pekerja terdampak mendapat dua hari kerja berbayar per minggu untuk mencari pekerjaan lain, serta surat keterangan kerja dan catatan potongan jaminan sosial. Perselisihan perorangan umumnya terlebih dahulu melalui konsiliasi atau mediasi wajib sebelum proses pengadilan, kecuali gugatan pemecatan tidak sah dan beberapa klaim pembatalan karena alasan pasar, teknologi, atau struktural. Arbitrase perorangan bersifat sukarela. Perselisihan kolektif dapat menggunakan mediasi, konsiliasi, atau arbitrase kolektif melalui Conselho de Arbitragem do Trabalho. Hak mogok konstitusional diatur oleh Undang-Undang Nomor 5/2012, sementara penutupan tempat kerja oleh pemberi kerja dilarang. IGT menegakkan aturan ketenagakerjaan, keselamatan kerja, pekerja asing, dan jaminan sosial. Pelanggaran hak anak dan kerja paksa juga dapat dirujuk kepada Ministério Público. Tidak ada padanan pengadilan ketenagakerjaan Jerman yang didokumentasikan secara terpisah; jalur fungsional umumnya berupa pengaduan kepada IGT, mediasi atau konsiliasi, lalu pengadilan atau arbitrase bila sesuai. Sumber yang ditinjau per April 2026 tidak menemukan undang-undang khusus pekerjaan domestik, sehingga cakupan praktis dan penegakannya masih terpecah-pecah.
Hukum Ketenagakerjaan di Timor-Leste
Hukum ketenagakerjaan di Timor-Leste terutama diatur oleh Kode Ketenagakerjaan, Lei do Trabalho, Undang-Undang Nomor 4/2012, bersama aturan keselamatan kerja dan jaminan sosial. Cakupannya meliputi kontrak kerja, jam kerja, upah, cuti, perlindungan dari diskriminasi dan pelecehan, perwakilan pekerja, perselisihan, serta pemutusan kerja di seluruh negeri. Dalam sumber yang ditinjau, upah minimum sektor swasta tetap USD 115 per bulan; usulan kenaikan menjadi USD 154–160 belum berlaku.
Saran
Perlakukan hukum ketenagakerjaan Timor-Leste sebagai sistem operasional untuk setiap hubungan kerja: simpan catatan kontrak, upah, jam kerja, cuti, keselamatan, jaminan sosial, dan pemutusan secara terpadu. Periksa keadaan pekerja sebelum bertindak, terutama untuk pekerjaan waktu tertentu, anak di bawah umur, kehamilan atau menyusui, pekerja asing, risiko tempat kerja, dan pemutusan struktural. Jika timbul perselisihan, simpan bukti dan bertindak segera karena klaim pemecatan tidak sah umumnya memiliki tenggat pengadilan 60 hari.

