Lingkungan sekitar di Myanmar

Lingkungan sehari-hari di Myanmar dibentuk oleh akses terhadap air, sanitasi, listrik, layanan sampah, drainase, ruang hijau, kualitas udara, dan perlindungan dari bahaya. Layanan sangat berbeda antara kota, daerah pedesaan, Negara Bagian dan Wilayah, kotapraja, tempat pengungsian, serta wilayah terdampak konflik; tidak ada satu standar layanan atau mutu nasional yang langsung dapat digunakan penduduk. Komite Pembangunan Kota mengelola banyak layanan kota, sedangkan Departemen Konservasi Lingkungan dan Kementerian Sumber Daya Alam dan Konservasi Lingkungan menangani tata kelola lingkungan dan pengendalian proyek. Gempa bumi, banjir, siklon, tanah longsor, panas, bangunan tidak aman, kebakaran, air tercemar, dan bahan peledak sisa konflik dapat mengubah keselamatan dan akses sehari-hari.

Saran

Anggap lingkungan sekitar di Myanmar sebagai persoalan layanan dan risiko setempat, bukan paket nasional yang seragam. Amankan air, sanitasi, kesinambungan listrik, dan informasi bahaya terlebih dahulu, lalu bandingkan kondisi sampah, drainase, udara, kebisingan, dan ruang hijau dengan biaya serta keandalan pilihan kota, komunitas, swasta, atau kemanusiaan. Jika suatu proyek dapat mengubah kawasan, gunakan proses konsultasi EIA atau IEE dan simpan bukti tertulis dampak, komitmen, serta risiko yang belum terselesaikan.