Sistem politik Monako memadukan pemerintahan turun-temurun dengan perwakilan terpilih dan lembaga yudisial. Pangeran berdaulat (Prince Souverain) memegang kewenangan eksekutif tertinggi. Pemerintah dan Menteri Negara (Ministre d'État) diangkat, bukan dipilih. Majelis Nasional (Conseil National) yang beranggotakan 24 orang adalah majelis nasional terpilih; badan ini membuat undang-undang bersama Pangeran dan memiliki masa jabatan lima tahun. Dewan Komunal (Conseil Communal) yang beranggotakan 15 orang mengelola urusan komunal untuk komune tunggal Monaco (Commune de Monaco) dan memiliki masa jabatan empat tahun. Monako tidak memiliki tingkat administratif regional atau menengah. Pengadilan menjalankan fungsi yudisial, sedangkan administrasi publik, anggaran, badan pengawasan, dan angkatan publik (Force Publique) beroperasi dalam struktur negara-kota yang sangat tersentralisasi. Warga negara Monégasque berusia 18 tahun atau lebih dapat memberikan suara secara langsung dan rahasia apabila mereka terdaftar dalam daftar pemilih permanen dan tidak dikecualikan secara hukum. Pemilihan nasional menggunakan pemungutan suara daftar satu putaran dengan alokasi kursi mayoritarian dan proporsional. Pemilihan komunal dapat menggunakan hingga dua putaran. Pemungutan suara biasanya dilakukan di tempat pemungutan suara, sedangkan pemberian kuasa (procuration) tersedia berdasarkan aturan yang berlaku saat ini apabila pemilih tidak dapat hadir atau ditahan dan dapat memberikan bukti yang diwajibkan.
Politik di Monako
Monako adalah negara-kota berdaulat dengan monarki konstitusional turun-temurun dan pemerintahan yang dibatasi oleh aturan konstitusional serta hak-hak dasar. Pangeran berdaulat memegang kewenangan eksekutif tertinggi, sedangkan Conseil National membuat undang-undang bersama Pangeran dan pengadilan menjalankan fungsi yudisial. Warga negara Monégasque memilih Conseil National dan Conseil Communal berdasarkan aturan pemungutan suara yang terpisah.
Saran
Gunakan struktur politik Monako untuk mengidentifikasi lembaga yang tepat bagi urusan Anda dan prosedur pemilihan yang tepat untuk suara Anda. Bedakan urusan nasional dari urusan komunal, periksa kelayakan untuk memilih sejak awal, dan jangan berasumsi bahwa pejabat pemerintah yang diangkat atau pemilihan nasional dan komunal mengikuti aturan yang sama.

