Malaysia memiliki bahaya yang berbeda di tiap tempat. Hujan lebat musiman dapat menyebabkan banjir sungai dan banjir bandang, sedangkan lahan curam atau yang dibuka dapat mengalami tanah longsor. Daerah pesisir dapat menghadapi angin kencang, laut bergelora, dan air pasang tinggi; Sabah dan perairan di sekitarnya memiliki paparan gempa bumi dan tsunami yang lebih tinggi dibandingkan sebagian besar Semenanjung. Banjir adalah kata bahasa Melayu yang umum untuk flood. Banjir bandang dapat naik dengan sangat cepat di kota, jalan, saluran drainase, dan daerah rendah. Tanah runtuh berarti landslide, dan jerebu berarti haze yang disebabkan asap serta partikel halus yang mengurangi kualitas udara dan jarak pandang. Informasi cuaca dan peringatan biasanya dikeluarkan melalui otoritas nasional dan setempat. Malaysian Meteorological Department, yang dikenal sebagai MetMalaysia, memantau cuaca dan gempa bumi. National Disaster Management Agency, yang dikenal sebagai NADMA, mengoordinasikan penanganan bencana, sementara otoritas negara bagian dan distrik mengatur tindakan setempat. Tanggap darurat dapat melibatkan layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan, yang dikenal sebagai Bomba, polisi, Malaysian Civil Defence Force, yang dikenal sebagai APM, layanan medis, dewan lokal, dan relawan masyarakat. Pusat evakuasi dapat dibuka ketika orang tidak dapat tinggal dengan aman di rumah, terutama saat banjir. Rencana darurat yang berguna mencakup kontak aman, salinan dokumen penting, obat-obatan, air minum, makanan sederhana, senter, baterai portabel, dan perlengkapan pertolongan pertama dasar. Keluarga perlu tahu cara meninggalkan rumah, lokasi dataran tinggi atau pusat evakuasi, dan cara membantu anak-anak, lansia, serta penyandang disabilitas. Saat banjir, hindari berjalan atau berkendara melewati air yang mengalir karena kedalaman, arus, dan kondisi jalan mungkin tidak terlihat. Pindahlah ke tempat lebih tinggi saat diminta, jauhi kabel yang putus dan bangunan rusak, serta ikuti petunjuk petugas. Jangan menyentuh air banjir tanpa perlu karena air itu mungkin mengandung limbah, bahan kimia, benda tajam, atau hewan berbahaya. Saat terjadi jerebu, kurangi kegiatan berat di luar ruangan dan jaga agar udara di dalam ruangan sebersih mungkin. Penderita asma, orang dengan masalah jantung, anak kecil, dan lansia mungkin memerlukan perhatian ekstra. Saat ada peringatan tanah longsor, tinggalkan lereng, tembok penahan, dan bangunan yang rusak; jangan kembali sampai otoritas menyatakan daerah itu aman. Tanggap bencana dapat menyelamatkan nyawa, tetapi tidak dapat menghilangkan semua risiko. Jalan mungkin ditutup, listrik dan komunikasi mungkin terputus, peringatan mungkin terlambat sampai di suatu daerah, dan pusat evakuasi mungkin penuh. Persiapan pribadi, memeriksa keadaan tetangga, dan berbagi informasi yang jelas tetap menjadi bagian penting dari keselamatan. Setelah kejadian, kembalilah hanya ketika daerah dinyatakan aman. Foto kerusakan jika aman dilakukan, jauhi bangunan yang tidak stabil, gunakan air dan makanan bersih, serta cari bantuan medis untuk cedera atau penyakit. Laporkan bahaya mendesak seperti jalan terhalang, jembatan rusak, atau kabel listrik putus kepada layanan darurat yang sesuai.
Bencana di Malaysia
Bencana di Malaysia terutama mencakup banjir, banjir bandang, tanah longsor, badai hebat, kabut asap, serta beberapa risiko gempa bumi atau tsunami. Kata lokal banjir berarti flood, tanah runtuh berarti landslide, dan jerebu berarti haze. Memahami peringatan, layanan tanggap setempat, dan persiapan sederhana membantu orang bertindak aman sebelum, selama, dan sesudah keadaan darurat.
Tip
Untuk kehidupan sehari-hari di Malaysia, kebiasaan menghadapi bencana yang paling berguna adalah mengetahui apakah rumah, rute, atau tempat kerja Anda berada di daerah berisiko banjir, lereng, pesisir, atau jerebu. Siapkan tas kecil untuk dibawa dan sepakati satu tempat berkumpul keluarga serta satu kontak di luar daerah terdampak. Anggap peringatan resmi dan bahaya yang terlihat sebagai alasan untuk bertindak lebih awal, bukan menunggu kepastian.

