Transportasi jalan mendominasi mobilitas di Malawi. Angka yang dilaporkan menyebut jalan mengangkut sekitar 99% pergerakan penumpang dan lebih dari 70% angkutan barang domestik, meskipun sumber resmi menggunakan dasar pengukuran yang berbeda. Jaringan jalan yang diklasifikasikan dilaporkan sekitar 15.451 kilometer; angka lama dari Kementerian Transportasi dan Pekerjaan Umum menyebut 15.415 kilometer, termasuk sekitar 4.405 kilometer jalan beraspal. Jalan beraspal umumnya lebih mudah dilalui, sedangkan jalan tak beraspal dapat berdebu, berlubang, dan tidak rata. Hujan, banjir, kekeringan, dan pekerjaan pemeliharaan dapat memengaruhi akses dan waktu perjalanan. Otoritas Jalan mengelola jalan umum, sedangkan Dewan Distrik dan Kota mengelola jalan setempat.
Transportasi di Malawi
Transportasi di Malawi menggunakan jalan raya, kereta api, jalur perairan darat, dan layanan udara, tetapi jalan raya mengangkut sebagian besar penumpang dan barang. Minibus, bus, dan taksi menyediakan banyak layanan angkutan umum, sedangkan berjalan kaki, sepeda, gerobak sapi, dan gerobak tangan tetap penting di banyak daerah pedesaan. Kereta api, pelayaran danau, serta layanan udara menyediakan koneksi yang lebih terbatas, dan waktu perjalanan, tarif, serta ketersediaan berbeda-beda menurut penyedia, cuaca, kendaraan, dan kondisi jalan.
Saran
Anggap jalan raya sebagai koneksi utama di Malawi, tetapi pilih moda sesuai perjalanan tertentu dan jangan menganggap ada jadwal nasional atau tiket terpadu. Pastikan tarif, tujuan, dan kondisi layanan terkini sebelum berangkat, terutama untuk perjalanan jauh atau pedesaan. Jika mengemudi, dahulukan dokumen yang sah dan pemeriksaan keselamatan kendaraan; jika berjalan atau bersepeda, hindari ruas berbahaya yang meningkatkan risiko akibat lalu lintas dan fasilitas yang tidak tersedia.

