Budaya di Maladewa

Budaya di Maladewa dibentuk oleh kehidupan publik Islam, bahasa Dhivehi, dan sejarah masyarakat kepulauan. Budaya ini mencakup tahap kehidupan, sejarah, seni, agama, bahasa, tradisi, dan cara hidup bersama. Praktik, layanan budaya, dan akses ke pendidikan dapat berbeda antara Malé, pulau-pulau perkotaan lainnya, dan atol.

Saran

Pahami budaya di Maladewa sebagai perpaduan aturan nasional dan praktik lokal tiap pulau. Untuk setiap keputusan, tentukan dahulu apakah urusannya menyangkut layanan formal, kehidupan publik Islam, adat setempat, atau kegiatan seni, lalu periksa lembaga atau komunitas yang bertanggung jawab di pulau terkait. Jangan menganggap pengaturan di Malé, informasi berbahasa Inggris, atau adat di satu pulau berlaku di seluruh negeri.

Tahap kehidupan

Dukungan pada berbagai tahap kehidupan di Maladewa diberikan melalui sistem yang terpisah, bukan satu kerangka nasional terpadu. Perlindungan dan pendidikan anak ditangani oleh lembaga yang berbeda dari transisi kaum muda, tanggung jawab orang dewasa, pensiun, dan dukungan disabilitas. Akses ke sekolah, transportasi, layanan, dan kelas tingkat lanjut dapat berbeda antara Malé, pulau perkotaan lain, dan atol. Penanda penting mencakup perlindungan hingga usia 18 tahun, transisi pendidikan melalui Kelas 10 dan 12, serta kelayakan pensiun mulai usia 65 tahun.

Sejarah

Bukti arkeologis menunjukkan bahwa orang telah tinggal di Maladewa selama lebih dari dua milenium. Komunitas Buddha hadir sebelum berdirinya kesultanan Islam pada abad ke-12. Portugis menguasai wilayah ini dari 1558 hingga 1573, Maladewa menjadi protektorat Inggris pada 1887, meraih kemerdekaan pada 1965, dan menjadi republik pada 1968.

Seni

Seni di Maladewa mencakup seni rupa, musik, sastra, film, seni pertunjukan, arsitektur, desain, fotografi, seni digital, dan kerajinan. Dukungan formal terkonsentrasi di Malé melalui lembaga kebudayaan nasional, sedangkan banyak praktik kerajinan dan komunitas berakar di atol-atol. Seniman dapat memanfaatkan pendidikan, direktori, pameran, pertunjukan, perizinan, komisi, dan prosedur hak cipta, tetapi Maladewa tidak memiliki satu sistem perizinan seniman yang berlaku secara nasional atau daftar harga pasar seni yang menyeluruh.

agama

Islam adalah agama negara Maladewa, dan warga negaranya secara hukum beragama Islam. Kehidupan keagamaan publik mengikuti Islam Sunni melalui masjid, pendidikan Islam, salat, Ramadan, hari raya keagamaan, dan lembaga yang diawasi negara. Penduduk asing non-Muslim boleh beribadah secara pribadi dalam batas hukum, tetapi jemaat non-Islam di ruang publik dan penyebaran agama dilarang.

Bahasa

Lanskap bahasa Maladewa berpusat pada bahasa Dhivehi, sementara bahasa Inggris banyak digunakan dalam pendidikan, administrasi, pariwisata, dan komunikasi internasional. Dhivehi adalah bahasa nasional dan ditulis dengan aksara Thaana dari kanan ke kiri; ragam regional tetap kuat, terutama di atol-atol selatan. Penggunaan bahasa Inggris tersebar luas, tetapi tidak menggantikan Dhivehi dalam identitas nasional, informasi publik, atau persyaratan naturalisasi.

Tradisi

Tradisi Maladewa mencakup praktik turun-temurun, perayaan, pakaian, musik, kerajinan, dan kebiasaan masyarakat yang menghubungkan keluarga serta komunitas pulau. Perayaan tahunan seperti Maahefun, pertemuan Idulfitri, Bodu Mas, Maali Neshun, dan Koadi Kendun berbeda-beda antar-atol dan pulau. Pernikahan memiliki prosedur hukum formal serta praktik sosial dan upacara yang terpisah.

Koeksistensi

Hidup bermasyarakat di Maladewa bergantung pada dewan lokal, aturan bersama di ruang publik, hubungan yang saling menghormati, dan cara praktis untuk menangani konflik. Island Council dan City Council mengatur banyak layanan lokal, sedangkan Maldives Police Service menangani keselamatan dan kejahatan. Hak atas kesetaraan, privasi, kebebasan berekspresi, berserikat, dan berkumpul secara damai berlaku dalam kerangka konstitusi dan hukum, termasuk kerangka negara Islam Maladewa. Partisipasi formal, kegiatan komunitas informal, dan keamanan digital masing-masing memiliki prosedur yang berbeda.