Lesotho memiliki sistem usaha formal, tetapi banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (MSME) masih beroperasi secara informal. Jalur formal biasanya dimulai dengan memilih usaha perseorangan atau perusahaan, mengajukan permohonan melalui One-Stop Business Facilitation Centre (OBFC), memperoleh Business ID atau kartu identifikasi usaha, lalu mengajukan lisensi atau izin usaha jika diwajibkan untuk kegiatan tersebut. Sertifikat hunian dan dokumen khusus sektor juga mungkin diperlukan. Revenue Services Lesotho (RSL) menangani pendaftaran wajib pajak usaha, status pajak, dan pelaporan terkait. Pemilik usaha perseorangan bukan badan hukum yang terpisah, sehingga pemilik tetap bertanggung jawab secara pribadi atas kewajiban usaha. Pemilik usaha perseorangan dapat mendaftarkan hingga lima kegiatan; nama usaha atau lisensi mungkin diperlukan untuk setiap kegiatan. Perusahaan merupakan badan hukum yang terpisah. Perusahaan tertutup dapat memiliki satu hingga 50 pemegang saham, memerlukan setidaknya satu direktur, tidak memiliki modal saham minimum yang dinyatakan, dan harus memiliki kantor terdaftar fisik di Lesotho. Namanya menggunakan akhiran (Pty) Ltd. Bentuk lain yang tersedia mencakup perusahaan publik, perusahaan nirlaba, dan perusahaan eksternal. Biaya pendaftaran perusahaan yang dipublikasikan adalah M530 untuk perusahaan lokal dan M1,030 untuk perusahaan asing atau eksternal, dengan waktu pemrosesan sekitar tiga hari kerja. Biaya usaha perseorangan yang dipublikasikan mencakup tanpa biaya pendaftaran bagi penduduk, M500 bagi pemohon bukan penduduk atau asing, dan M1,500 jika omzet yang dinyatakan melebihi M5 juta. Biaya dan persyaratan portal dapat berubah, jadi periksa jadwal OBFC terkini sebelum mengajukan. Perizinan bergantung pada kegiatan. Petugas Perizinan harus memproses permohonan lengkap dalam waktu setidaknya lima hari kerja, dengan kemungkinan perpanjangan lima hari kerja. Hukum mengatur persetujuan yang dianggap diberikan setelah jangka waktu terkait dalam kasus tertentu, tetapi biaya harus sudah dibayar dan kegiatan tertentu harus memenuhi syarat. Lisensi biasanya tetap berlaku sampai ditangguhkan, dicabut, atau dibatalkan; sebagian kegiatan memerlukan perpanjangan tahunan, sedangkan lisensi kendaraan bekas, taruhan, dan perjudian diperpanjang setiap enam bulan. Biaya lisensi yang dipublikasikan mencakup M500 untuk MSME dan M3,000 untuk pemegang lainnya. Permohonan mulai 1 September memperoleh harga setengah untuk tahun pertama berdasarkan aturan yang dipublikasikan. Biaya tidak dapat dikembalikan, dan biaya pendaftaran khusus untuk kendaraan bekas, taruhan, dan perjudian dapat jauh lebih tinggi. Usaha asing harus memenuhi persyaratan tambahan sebelum memperoleh lisensi. Usaha asing mencakup usaha milik bukan warga negara, kemitraan dengan mayoritas mitra non-Basotho, atau perusahaan dengan setidaknya 30% saham milik bukan warga negara. Jalurnya dapat mensyaratkan izin usaha sebelum lisensi, rencana usaha, modal sedikitnya M2,000,000, setidaknya enam karyawan penduduk atau warga negara, perwakilan lokal, tanggung jawab sosial perusahaan, transfer keterampilan dan teknologi, serta pemajuan usaha milik warga negara. Beberapa kegiatan secara eksklusif diperuntukkan bagi warga Lesotho berdasarkan Regulation 34 dan Schedule 16, jadi periksa daftar OBFC terkini dan perubahannya. Pendaftaran RSL berlaku bagi pedagang tunggal, kemitraan, perusahaan terbatas, cabang, organisasi nonpemerintah, dan wajib pajak usaha lainnya. Pemberi kerja harus memperhitungkan PAYE jika memiliki karyawan. Formulir RSL 2025 yang berlaku menyatakan ambang pendaftaran PPN sebesar M2,000,000 dan mengizinkan pendaftaran sukarela, sementara panduan RSL 2024 yang lebih lama menyatakan M850,000; karena itu, konfirmasikan ambang yang berlaku langsung kepada RSL atau melalui portalnya saat ini. Tanggal pelaporan yang dipublikasikan mencakup tanggal 15 untuk PAYE dan pajak pemotongan, tanggal 20 untuk PPN, angsuran pajak penghasilan perusahaan pada 30 September, 31 Desember, dan 31 Maret, serta SPT tahunan pajak penghasilan perusahaan pada 30 Juni. Usaha perlu menyimpan catatan dan pembukuan di Lesotho, menyiapkan laporan tahunan dan laporan laba-rugi, serta memenuhi persyaratan kesehatan, lingkungan, dan ketenagakerjaan sektoral. Perusahaan harus menyampaikan laporan tahunan kepada Registrar dalam tiga bulan setelah tanggal peringatan pendiriannya. Kegagalan dapat mengakibatkan penalti atau penghapusan dari daftar, yang tidak sama dengan penutupan sukarela. Perusahaan juga harus menyimpan daftar pemilik manfaat di kantor terdaftarnya. Pemilik manfaat dapat berupa orang perseorangan yang memiliki lebih dari 10% saham atau hak suara, memiliki wewenang mengangkat atau memberhentikan mayoritas direktur, memiliki pengaruh signifikan, atau kendali akhir. Informasi pemilik manfaat baru dan perubahannya harus dilaporkan dalam tujuh hari, dan perubahan kepemilikan, usaha, atau kegiatan juga harus dilaporkan kepada Petugas Perizinan yang bertanggung jawab dalam 14 hari jika diwajibkan. Dukungan usaha tersedia melalui BEDCO, CAFI, dan LEAP, yang dapat menyediakan pendampingan, inkubasi, akselerasi, hibah, akses pembiayaan, dukungan ketahanan, koneksi pasar, pameran, dan pengembangan pemasok. Partial Credit Guarantee Fund dapat mendukung akses pinjaman melalui penjaminan, sedangkan Lesotho National Development Corporation (LNDC) mendukung investasi, lokasi industri, insentif, serta panduan ekspor atau pasar. Program-program tersebut sangat berfokus pada usaha yang dipimpin perempuan dan kaum muda, tetapi dukungan bergantung pada program dan pendanaan tidak otomatis diberikan. Pengadaan publik dapat membuka peluang pasar. Berdasarkan Public Procurement Act 2023, sebagian tender di bawah ambang tertentu diperuntukkan bagi 100% warga Basotho, perempuan, kaum muda, atau penyandang disabilitas yang memenuhi syarat sebagai MSME. Preferensi 15% dapat berlaku bagi usaha Basotho dengan setidaknya 51% kepemilikan saham lokal; aturan preferensi lain juga mungkin berlaku. Periksa jadwal dan ambang terkini untuk setiap tender. Lisensi usaha pada umumnya tidak dapat dialihkan, kecuali dalam keadaan seperti merger atau akuisisi. Pembeli aset mungkin perlu mengajukan permohonan pengalihan, sedangkan saham perusahaan, direktur, anggaran dasar, dan kepemilikan manfaat memerlukan pelaporan tersendiri. Biaya pengalihan yang dipublikasikan mencakup M500 untuk MSME dan M3,000 untuk pemegang lainnya; biaya merger atau akuisisi yang dipublikasikan adalah M600 dan M4,000 untuk masing-masing kategori. Penutupan memerlukan lebih dari sekadar berhenti beroperasi: usaha atau lisensinya harus dibatalkan melalui layanan OBFC atau formulir penghentian yang relevan, sedangkan SPT dan penyelesaian pajak ditangani secara terpisah dengan RSL. Perusahaan yang mampu membayar utangnya dapat menggunakan pembubaran sukarela atau penghapusan pendaftaran berdasarkan Companies Act. Insolvensi dapat berujung pada likuidasi melalui pengadilan yang melibatkan Registrar, Master, likuidator, dan klaim kreditur; catatan likuidasi disimpan setidaknya selama sepuluh tahun.
Usaha di Lesotho
Usaha di Lesotho dapat beroperasi secara informal atau melalui sistem formal pendaftaran, perizinan, dan perpajakan. Formalisasi biasanya mencakup pemilihan bentuk usaha, pengurusan Business ID, perolehan izin khusus sesuai kegiatan, dan pendaftaran pada Revenue Services Lesotho. Bentuk utama adalah usaha perseorangan dan perusahaan, sedangkan usaha milik asing menghadapi persyaratan investasi dan izin tambahan.
Saran
Pilih bentuk usaha paling sederhana yang sesuai dengan tanggung jawab hukum, kepemilikan, dan rencana pertumbuhan Anda, lalu pastikan persyaratan kegiatan, tempat usaha, dan pajak sebelum berdagang. Operasi informal dapat mengurangi biaya awal untuk kegiatan kecil yang memenuhi syarat, tetapi dapat membatasi perizinan, pembiayaan, dan akses pasar. Pisahkan catatan pendaftaran, pajak, kepemilikan, dan penutupan agar penghentian kegiatan tidak menyisakan kewajiban yang belum diselesaikan.

