Sejarah Eswatini

Sejarah Eswatini menelusuri perkembangan masyarakat, wilayah, lembaga, dan identitas nasionalnya sejak aktivitas manusia paling awal hingga masa kini. Cakupannya meliputi bukti arkeologis, silsilah lisan, catatan kolonial, pembentukan kerajaan modern, kemerdekaan pada 1968, serta perdebatan berkelanjutan mengenai tanah, kekuasaan, dan ingatan sejarah. Empat wilayah negara ini—Hhohho, Manzini, Lubombo, dan Shiselweni—memiliki peran tersendiri dalam perkembangan tersebut.

Saran

Gunakan sejarah Eswatini sebagai latihan memeriksa sumber, bukan sebagai satu garis waktu yang dianggap pasti. Tentukan dahulu periode, tempat, dan klaim yang diteliti, lalu bandingkan catatan arsip, arkeologi, dan kesaksian lisan, terutama untuk topik penguasa awal, tanah, kedaulatan, atau peristiwa 2021.