Politik di Bolivia

Politik di Bolivia diselenggarakan melalui lembaga negara, otonomi yang diakui, dan pemilu. Badan-badan pemerintah membagi tanggung jawab legislatif, administratif, dan yudisial, sementara pemilu menentukan representasi dan mandat publik. Sistem ini juga mencakup keuangan publik, pengawasan, keamanan, dan prosedur demokrasi langsung.

Saran

Gunakan dua pengecekan terpisah ketika menilai suatu masalah publik di Bolivia: identifikasi tingkat negara dan fungsi yang terlibat, lalu tentukan apakah pemilu atau prosedur demokrasi langsung memengaruhinya. Jangan menganggap lembaga nasional atau hasil pemilu sebagai keseluruhan sistem politik, karena otonomi yang diakui dan badan-badan elektoral memiliki peran yang berbeda.

Negara

Negara Plurinasional Bolivia (Estado Plurinacional de Bolivia) adalah negara berdaulat, demokratis, dan terdesentralisasi dengan otonomi yang diakui. Lembaga nasional, departemen, regional, munisipal, dan pribumi berbagi tanggung jawab negara berdasarkan Konstitusi Bolivia dan undang-undang. Fungsi legislatif, administratif, dan yudisial, keuangan publik, pengawasan, serta keamanan berada pada badan negara yang berbeda.

Pemilu

Bolivia menyelenggarakan pemilu umum, subnasional, yudisial, dan demokrasi langsung melalui Órgano Electoral Plurinacional. Sistem pemilu campuran memadukan pemungutan suara mayoritas dan proporsional, sementara hak pilih, pendaftaran, prosedur pemungutan suara, dan hasil resmi mengikuti aturan yang dikelola Tribunal Supremo Electoral serta badan terkait. Bagi warga yang memenuhi syarat, pemungutan suara bersifat universal, langsung, perorangan, rahasia, bebas, dan wajib.