Gereja Ortodoks Yunani (Greek Orthodox Church) merupakan tradisi keagamaan yang paling terlihat di Yunani. Gereja, biara, ikon (eikona), hari raya, dan upacara Ortodoks terdapat di seluruh negeri. Ibadah Ortodoks menggunakan doa, nyanyian, dupa, lilin, ikon, dan tindakan ritual yang berulang. Pengunjung dapat menghadiri banyak kebaktian, tetapi harus menghormati tempat tersebut sebagai tempat ibadah. Paskah (Pascha) merupakan masa penting bagi kehidupan keagamaan dan keluarga. Natal, Epifani, Dormisi Perawan Maria, hari santo, dan hari raya setempat juga membentuk kalender komunitas. Hari nama dapat memperingati santo yang berkaitan dengan nama pemberian seseorang. Bagi sebagian orang, hari ini merupakan kesempatan sosial yang penting, sedangkan yang lain merayakannya secara sederhana atau tidak sama sekali. Sebuah perayaan lokal (panigyri) sering berkaitan dengan santo pelindung atau gereja. Perayaan ini dapat menggabungkan ibadah, makanan, musik, tari, perdagangan, dan pertemuan komunitas. Agama dapat menandai baptisan, pernikahan, kematian, dan peringatan. Pilihan sipil juga tersedia, dan banyak keluarga memadukan kebiasaan keagamaan dengan pilihan pribadi atau sekuler. Komunitas Muslim, Yahudi, Katolik, Protestan, dan komunitas lain merupakan bagian dari lanskap keagamaan Yunani. Sejarah dan keberadaan lokal mereka berbeda-beda di seluruh negeri. Identitas keagamaan tidak mengungkapkan keyakinan pribadi atau pandangan politik seseorang. Kebebasan hati nurani mencakup keimanan yang tulus, praktik yang beragam, ketidakpastian, dan ketidakpercayaan.
Agama di Yunani
Agama di Yunani sangat berkaitan dengan tradisi Ortodoks Yunani, yang membentuk hari raya, upacara, arsitektur, dan budaya publik. Yunani juga mencakup komunitas Kristen lain, Muslim, Yahudi, pemeluk agama lain, serta orang yang tidak beragama. Keyakinan dan partisipasi sangat berbeda-beda antarindividu.
Saran
Tanyakan terlebih dahulu sebelum menganggap seseorang mengikuti kebiasaan Ortodoks. Di gedung keagamaan, berpakaian dan bersikaplah dengan hormat, perhatikan tanda-tanda, dan jangan mengganggu ibadah. Jika diundang ke suatu upacara, tanyakan bentuk partisipasi yang diharapkan dari tamu.

