Budaya di Vietnam bukan satu kumpulan aturan yang diterapkan dengan cara sama di semua tempat. Budaya berkembang melalui pengalaman sejarah yang panjang, hubungan antargenerasi, masyarakat setempat, keragaman etnis, praktik keagamaan, pendidikan, migrasi, dan kehidupan ekonomi modern. Bahasa Vietnam adalah bahasa utama, sementara banyak bahasa kelompok etnis minoritas dan ragam tutur daerah juga menjadi bagian dari lanskap budaya negara ini. Hubungan keluarga kerap memengaruhi keputusan tentang pendidikan, pekerjaan, pernikahan, menjadi orang tua, merawat kerabat yang lebih tua, dan mengenang leluhur. Festival dan upacara seperti Tết, pernikahan, pemakaman, dan perayaan setempat menyatukan makanan, bahasa, musik, pakaian, praktik keagamaan, serta gagasan tentang rasa hormat. Karena itu, makna suatu adat dapat bergantung pada keluarga, masyarakat, daerah, dan acaranya, bukan pada aturan nasional. Seni Vietnam mencakup lukisan, patung, keramik, tekstil, arsitektur, musik, teater, kerajinan, dan dekorasi publik. Bentuk tradisional hadir berdampingan dengan pengaruh modern dan internasional. Kehidupan beragama dapat mencakup Buddha, Kristen, Islam, Cao Đài, Hòa Hảo, pemujaan leluhur, tradisi roh setempat, atau tanpa agama formal; sebuah rumah tangga dapat memadukan praktik dari lebih dari satu tradisi. Sejarah membantu menjelaskan tugu peringatan, bangunan bersejarah, upacara publik, kenangan keluarga, dan perbedaan antardaerah. Komunitas Cham, Khmer, dan banyak komunitas etnis lainnya turut membentuk kehidupan budaya Vietnam, masing-masing dengan sejarah dan praktiknya sendiri. Saat menafsirkan suatu adat, lebih tepat untuk menanyakan siapa yang menjalankannya, di mana adat itu dipraktikkan, untuk keperluan apa, dan bagaimana orang yang terlibat memahaminya, daripada menganggapnya berlaku universal.
Budaya di Vietnam
Budaya di Vietnam mencakup kehidupan keluarga, sejarah, seni, agama, bahasa, tradisi, dan hubungan dalam masyarakat. Unsur-unsur tersebut bertemu dalam kehidupan sehari-hari: bahasa mengungkapkan rasa hormat, sejarah membentuk ingatan publik, dan adat keluarga menghubungkan peristiwa kehidupan dengan praktik keagamaan atau leluhur. Adat berbeda antara komunitas etnis, daerah, generasi, agama, serta lingkungan perkotaan dan perdesaan.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

