Manusia telah hidup di wilayah Uni Emirat Arab saat ini sejak zaman kuno. Peninggalan arkeologis menunjukkan sejarah panjang permukiman, perdagangan, penggembalaan, pertanian, kerajinan, dan pelayaran. Geografi membentuk kehidupan sehari-hari. Pegunungan menyediakan jalur dan sumber air, oasis mendukung pertanian kurma, gurun mendukung kehidupan pastoral berpindah, dan masyarakat pesisir bergantung pada perikanan, perdagangan, dan pencarian mutiara. Suku, keluarga, dan penguasa setempat mengatur hubungan politik dan sosial. Persekutuan dan persaingan berubah dari waktu ke waktu, dan setiap emirat mengembangkan sejarah serta keluarga penguasanya sendiri. Pelabuhan menghubungkan wilayah ini dengan Arabia, Persia, India, Afrika Timur, dan jaringan perdagangan yang lebih luas. Barang, pelaut, pedagang, bahasa, dan gagasan bergerak melalui hubungan ini. Pencarian mutiara menjadi mata pencaharian utama bagi banyak masyarakat pesisir sebelum mutiara budidaya dan perubahan ekonomi global melemahkan industri tersebut. Musim penyelaman yang sulit tetap menjadi bagian penting dari ingatan kolektif. Selama abad kesembilan belas dan kedua puluh, perjanjian dengan Britania membentuk kesyekhan pesisir yang umumnya dikenal sebagai Negara-Negara Trucial (Trucial States). Britania mengelola urusan eksternal yang penting, sementara para penguasa setempat tetap memegang kewenangan di dalam kesyekhan mereka. Setelah Britania mengumumkan penarikannya, enam emirat membentuk Uni Emirat Arab pada 1971. Ras Al Khaimah bergabung pada 1972, sehingga federasi tujuh emirat terbentuk secara lengkap. Pendapatan minyak membantu membiayai infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, perumahan, dan lembaga-lembaga baru, meskipun perkembangan berbeda di setiap emirat. Perdagangan, penerbangan, pariwisata, keuangan, industri, dan migrasi internasional kemudian memperluas perekonomian serta mengubah kota-kota. Ingatan sejarah kini hidup di museum, benteng, situs arkeologi, sejarah lisan, puisi, kerajinan, perahu, dan peringatan nasional. Gambaran menyeluruh yang kuat menghubungkan modernisasi cepat dengan dunia gurun, pegunungan, oasis, dan maritim yang lebih tua.
Sejarah di Uni Emirat Arab
Sejarah Uni Emirat Arab menghubungkan kehidupan gurun, pertanian oasis, perikanan, pencarian mutiara, perdagangan maritim, hubungan antarsuku, dan pembentukan negara modern. Tujuh emirat membentuk federasi pada 1971, dengan Ras Al Khaimah bergabung pada 1972. Pengetahuan tentang masa lalu ini membantu menjelaskan identitas nasional, kesetiaan lokal, warisan budaya, dan perkembangan yang pesat.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

