Sumber resmi yang ditinjau tidak mengidentifikasi satu otoritas perumahan nasional, platform penyewaan pusat, atau tunjangan perumahan universal di Tuvalu. Akses perumahan tersebar di antara tanah adat, tanah komunal, pengaturan hak sewa, perumahan pemerintah dan Kaupule, penyewaan swasta, serta akomodasi informal atau yang diatur. Dalam sensus 2022, 73.5% rumah tangga pribadi memiliki rumah, 20.5% menyewa, dan 6.0% tinggal di akomodasi yang diatur. Di Funafuti, porsi penyewa lebih tinggi: 59.4% memiliki rumah, 33.3% menyewa, dan 7.3% tinggal di akomodasi yang diatur. Di pulau luar, 90.5% memiliki rumah, 5.1% menyewa, dan 4.4% tinggal di akomodasi yang diatur. Rumah sewa terutama disediakan oleh badan pemerintah, disusul pemilik swasta, pengaturan Kaupule, dan koperasi. Pada 2022, properti pemerintah mencakup 56.0% properti sewa yang dilaporkan secara nasional dan 61.3% di Funafuti. Di pulau luar, properti Kaupule mencakup 64.3% sewa yang dilaporkan. Akomodasi pemberi kerja dan gereja umumnya tercatat sebagai tempat tinggal yang diatur atau gratis, bukan sebagai sewa swasta biasa. Akses tanah mengikuti Native Lands Act dan aturan tanah Tuvalu terkait. Tanah adat umumnya tidak dapat dialihkan kepada orang nonadat, dengan pengecualian tertentu yang melibatkan Crown, Kaupule, atau koperasi terdaftar. Sewa tanah adat antara pihak adat dapat berlangsung hingga 21 tahun dan mencakup hingga 5 acre. Sewa atau sublease lain yang melibatkan tanah adat mungkin memerlukan pemeriksaan pengadilan, persetujuan Menteri, dan pendaftaran; batas yang berlaku dapat mencapai 99 tahun atau 10 acre tanpa persetujuan Menteri, bergantung pada transaksi. Pengalihan sewa tanah adat memerlukan persetujuan pengadilan, sedangkan pengalihan lain memerlukan persetujuan Menteri. Penyewa umumnya membayar sewa serta tarif atau pajak yang berlaku dan harus menjaga properti dalam keadaan baik saat masa sewa berakhir. Penyewaan kembali memerlukan persetujuan pemilik sewa. Di Funafuti, pembangunan mungkin memerlukan kesepakatan dengan kepala Kaitasi dan dewan terkait, kesepakatan dengan dewan jika pemilik tanah tidak memiliki tanah desa, atau persetujuan Kaupule untuk tanah komunal. Building Authority di bawah Public Works Department mengelola pengendalian bangunan, dan Building Controller adalah Director of Works. Izin bangunan umumnya diperlukan sebelum konstruksi dimulai. Permohonan mungkin memerlukan akta pemberian hak atau sewa, persetujuan Kaupule untuk tanah komunal, gambar lokasi dan gambar kerja, rincian struktur, kebakaran, pipa, dan listrik, informasi beban bahaya, penilaian lingkungan, serta perkiraan biaya. Permohonan Class 1 yang lengkap dapat diputuskan dalam 10 hari kerja; kelas lain dapat memerlukan hingga 30 hari kerja. Beberapa permohonan taskforce dapat memperoleh persetujuan yang dianggap diberikan setelah tidak ada tanggapan selama 10 hari kerja. Bangunan fale tradisional Tuvalu dengan luas tidak lebih dari 15 meter persegi, struktur satu lantai yang sebagian besar menggunakan metode dan bahan tradisional, gudang atau fale puaka berdiri sendiri, serta dapur tradisional dengan luas tidak lebih dari 15 meter persegi mungkin termasuk pengecualian izin berdasarkan Building Regulation. Jangan menganggap rumah permanen biasa memenuhi syarat pengecualian. Setelah konstruksi, pemilik harus menyampaikan pemberitahuan penyelesaian. Otoritas seharusnya memeriksa dalam 7 hari, menerbitkan completion certificate dalam 7 hari, dan menerbitkan occupancy certificate dalam 3 hari. Menempati bangunan tanpa sertifikat yang diwajibkan atau menggunakannya untuk tujuan berbeda tidak diizinkan. Bangunan berbahaya atau tanpa izin dapat dikenai pemberitahuan perbaikan, penghentian pekerjaan, atau pembongkaran. Aturan Rent Review Act berlaku bagi sewa tanah, baik adat maupun nonadat. Peninjauan sewa biasanya dilakukan pada tahun kelima dan setiap lima tahun sesudahnya. Jika para pihak tidak sepakat, Lands Courts Appeals Panel dapat menentukan peninjauan. Tidak ditemukan tabel sewa resmi nasional atau tolok ukur pasar terkini, sehingga sewa aktual bergantung pada properti, lokasi, perjanjian, dan penyedia. Jadwal biaya bangunan yang dipublikasikan menggunakan simbol '$' tanpa menyebut mata uangnya. Orang Tuvalu dapat dikenai biaya $20 untuk kesesuaian desain, persetujuan tanah komunal, izin bangunan, perpanjangan, inspeksi penyelesaian, pembongkaran, atau izin tempat umum; biaya terkait untuk komersial atau pemerintah dapat sebesar $100 dan biaya bagi non-Tuvalu sebesar $200. Beberapa permohonan inspeksi, sertifikat, perubahan penggunaan, dan banding tercantum tanpa biaya. Kualitas perumahan mencakup akses air, sanitasi, energi, dan konstruksi yang aman. Pada 2022, kapasitas gabungan tangki dan tandon rumah tangga yang dilaporkan adalah 33,430,162 liter. Lima puluh enam persen rumah tangga mengolah air minum, 87% menganggap airnya dapat diterima, dan 43% melaporkan pasokan air yang cukup pada bulan sebelumnya. Secara nasional, 93.4% rumah tangga menggunakan toilet siram yang terhubung ke sistem septik, sedangkan 2.1% tidak memiliki fasilitas toilet. Penerangan listrik tersedia di 92.3% rumah tangga, dan gas masak digunakan oleh 78.0%; kedua angka berbeda antara Funafuti dan pulau luar. National Building Code dan program iklim menangani risiko angin, tsunami, banjir, kebakaran, kesehatan, dan struktur. Perumahan tahan iklim dan pemeliharaan bangunan nasional merupakan prioritas nasional. Pembiayaan tidak otomatis tersedia: anggaran 2025–2026 mencakup tambahan perumahan pegawai negeri dan komitmen Development Bank of Tuvalu sebesar $1 million yang ditujukan untuk kekurangan sewa dan akses pembiayaan. Relokasi setelah sewa berakhir atau hunian menjadi tidak layak biasanya melibatkan keluarga atau tanah adat, akomodasi pemerintah atau Kaupule, sewa swasta, sewa baru, atau pembangunan baru.
Perumahan di Tuvalu
Perumahan di Tuvalu tersedia melalui kepemilikan tanah adat, sewa berdasarkan undang-undang, akomodasi pemerintah dan Kaupule, penyewaan swasta, serta tempat tinggal yang diatur oleh keluarga, pemberi kerja, atau gereja. Kepemilikan rumah umum secara nasional, sedangkan rumah sewa terkonsentrasi di Funafuti. Akses, pembangunan, dan ketahanan iklim bergantung pada pulau, status tanah, dan otoritas yang bertanggung jawab.
Saran
Perlakukan perumahan di Tuvalu sebagai keputusan yang bergantung pada pulau dan jenis hak atas hunian. Di Funafuti, bandingkan akomodasi sewa, pemerintah, Kaupule, dan yang diatur dengan cermat; di pulau luar, kepemilikan adat dan jalur Kaupule lebih umum. Jangan berkomitmen pada pembangunan, sewa, atau relokasi sebelum otoritas tanah, persetujuan, biaya, dan persyaratan hunian terdokumentasi.

