Timor-Leste menyelenggarakan pemilihan presiden dan parlemen nasional. Pemilihan munisipal dan Suco merupakan proses lokal terpisah, bukan bagian dari sistem pemilu nasional. Presiden menjabat selama lima tahun dan dipilih dalam satu daerah pemilihan nasional. Kandidat menang dengan memperoleh lebih dari separuh suara sah, tidak termasuk suara kosong. Jika tidak ada kandidat yang mencapai jumlah itu, dua kandidat teratas bertanding dalam putaran kedua pada hari ke-30. Presiden dapat menjabat paling banyak dua periode. Kandidat presiden harus merupakan warga Timor berdasarkan asal-usul, berusia sedikitnya 35 tahun, memiliki kapasitas hukum penuh, serta didukung oleh sedikitnya 5.000 pemilih dari seluruh distrik, dengan sekurang-kurangnya 100 pendukung dari setiap distrik. Parlamento Nacional bersifat unikameral dan saat ini memiliki 65 kursi, dalam rentang konstitusional 52 hingga 65. Anggota menjabat lima tahun dan dipilih dari satu daerah pemilihan nasional melalui daftar tertutup yang diajukan partai atau koalisi terdaftar. Pemilih memberikan satu suara untuk daftar, dan kursi dibagikan secara proporsional menggunakan metode d’Hondt. Daftar harus memperoleh sedikitnya 4% suara sah, tidak termasuk suara kosong. Setiap daftar terdiri dari 65 kandidat tetap dan sedikitnya 25 kandidat pengganti. Berdasarkan Law 7/2026, daftar koalisi membentuk satu kelompok parlemen bersama selama seluruh masa jabatan legislatif; Tribunal Superior de Justiça, juga disebut STJ, meninjau legalitas koalisi, sedangkan konsultasi CNE apa pun tidak mengikat dan dapat memerlukan waktu hingga tiga hari. Comissão Nacional de Eleições, atau CNE, merupakan badan independen dan otonom secara organisasi yang mengawasi pendaftaran pemilih, pemungutan suara, perlakuan setara, perilaku kampanye, pengaduan, dan hasil nasional sementara. Secretariado Técnico da Administração Eleitoral, atau STAE, mengelola daftar pemilih, logistik, dan pelaksanaan pemilu di bawah pengawasan pemerintah. Ministério da Administração Estatal, atau MAE, memberikan dukungan kementerian. Tribunal de Recurso, juga dikenal sebagai STJ, mengesahkan dan mengumumkan hasil akhir. Warga Timor berusia 17 tahun atau lebih memiliki hak dan kewajiban kewargaan untuk memilih. Pendaftaran pemilih wajib, resmi, universal, dan terbatas pada satu pendaftaran untuk setiap pemilih. Pemilih harus memeriksa informasi yang tercatat dan meminta koreksi bila perlu. Proses ini menggunakan cartão de eleitor, atau kartu pemilih, dan menetapkan pemilih ke tempat pemungutan suara, biasanya menurut Suco terkait. Informasi nasional yang tersedia tidak membuktikan adanya biaya pemilih. Pemberi kerja harus memberi izin kerja yang cukup agar pekerja dapat memilih. Pemilih yang tinggal di luar negeri memerlukan pendaftaran konsuler sebelumnya dan memilih di pusat diplomatik atau konsuler jika syarat yang diperlukan terpenuhi. Pemungutan suara luar negeri biasanya mengikuti unit geografis terdaftar. Sebuah pusat dapat didirikan untuk unit terdaftar dengan sedikitnya 50 pemilih jika memungkinkan. Pada 2026, sekitar 974.000 pemilih terdaftar, sedangkan informasi biometrik telah diperbarui untuk sekitar 38% hingga 39%. STAE menetapkan target pembaruan biometrik 85% hingga 90% pada awal 2027, tetapi pendaftaran bergerak di suco terpencil tetap sulit secara logistik. Rencana pendaftaran diaspora untuk pemilihan presiden 2027 masih sedang disiapkan pada tanggal penelitian. Keputusan pemilu presiden diterbitkan sedikitnya 60 hari sebelum pemilu. Kampanye parlemen berlangsung selama 30 hari dan berakhir dua hari sebelum hari pemungutan suara. CNE dan STAE menyediakan informasi pemilih dan pendidikan kewargaan, dengan radio sangat relevan di daerah perdesaan. Aturan CNE mewajibkan kesempatan yang setara, netralitas publik, dan pembiayaan kampanye yang transparan. RTTL menyediakan waktu siaran gratis untuk kandidat berdasarkan pengaturan yang dilaporkan pada 2022. Pemungutan suara dilakukan secara langsung dan rahasia, dengan satu suara per pemilih. Jam pemungutan reguler adalah pukul 07:00 hingga 15:00 waktu setempat, tetapi pemilih yang masih mengantre pada pukul 15:00 tetap boleh memilih. Pemungutan suara bergerak dapat melayani pasien yang memenuhi syarat di rumah sakit dan narapidana yang memiliki kartu pemilih berlaku. Pemilih tunanetra dan pemilih berkebutuhan khusus dapat menerima bantuan. Personel militer, petugas keamanan, pejabat publik, dan pekerja pemilu menggunakan tempat pemungutan suara terdekat. Pengaturan pemilu menyediakan sedikitnya satu tempat pemungutan di setiap Suco. Penghitungan dimulai segera setelah tempat pemungutan suara ditutup. Catatan hasil dipajang untuk umum, dan salinannya diberikan kepada agen partai atau kandidat. Hasil munisipal, hasil Oecusse, dan hasil luar negeri digabungkan dalam tabulasi nasional. CNE menyampaikan hasil kepada Tribunal. Pengaduan kepada CNE umumnya memiliki batas waktu 72 jam, banding ke STJ memiliki batas 48 jam, dan pengadilan memiliki waktu hingga 72 jam untuk mengesahkan serta mengumumkan hasil akhir. Pengamat nasional dan internasional, agen partai, serta pemantau masyarakat sipil dapat mengamati proses. Pemilihan parlemen 2023 memiliki 890.145 pemilih terdaftar dan 705.693 pemilih, menghasilkan partisipasi sebesar 79,28%. CNRT memperoleh 31 kursi, FRETILIN 19, PD 6, KHUNTO 5, dan PLP 4. Karena CNRT tidak memperoleh 33 kursi sendirian, pembentukan pemerintahan memerlukan koalisi mayoritas atau pengaturan dukungan. Setelah pemilihan parlemen, Presiden mengangkat Perdana Menteri dari partai atau koalisi mayoritas. Pemilihan presiden 2022 ditentukan dalam putaran kedua, ketika José Ramos-Horta memperoleh 62,1%; Tribunal de Recurso menyelesaikan pengesahan akhir. Permasalahan reformasi saat ini mencakup cakupan biometrik, akses pemilih luar negeri dan terpencil, penerbitan daftar pemilih, pengawasan pembiayaan kampanye, serta peran CNE dalam konsultasi aturan pemilu. Pelaporan UE pada 2025 menggambarkan kemajuan reformasi terbatas dan menyoroti transparansi, inklusi, serta persaingan yang setara sebagai prioritas.
Pemilu di Timor-Leste
Pemilu di Timor-Leste memungkinkan warga negara yang memenuhi syarat memilih Presiden dan anggota Parlamento Nacional. Pemungutan suara dilakukan secara langsung, pribadi, dan rahasia; pemilihan presiden dapat berlangsung dalam putaran kedua, sedangkan pemilihan parlemen menggunakan perwakilan proporsional. Pendaftaran, kartu pemilih, tempat pemungutan suara yang ditetapkan, dan proses penghitungan resmi menentukan cara suara diberikan dan disahkan.
Saran
Anggap persiapan pemilu di Timor-Leste sebagai daftar periksa: pastikan pendaftaran, kartu pemilih, dan tempat pemungutan suara yang ditetapkan sejak awal, lalu sediakan waktu yang cukup untuk memilih. Jika Anda berada di luar negeri atau di Suco terpencil, selesaikan masalah akses dan pendaftaran sebelum hari pemilu. Jika Anda mencalonkan diri atau berkampanye, sesuaikan langkah dengan persyaratan presiden atau parlemen yang berbeda dan catat kepatuhan terhadap tenggat serta aturan kampanye.

