Konstitusi menjadi kerangka bagi politik di São Tomé dan Príncipe. Kewenangan publik dibagi di antara lembaga-lembaga dengan tanggung jawab masing-masing yang terpisah tetapi saling bergantung: Presiden, Assembleia Nacional (Majelis Nasional), Pemerintah, dan pengadilan. Negara ini memiliki enam distrik di pulau São Tomé dan Região Autónoma do Príncipe (Wilayah Otonom Príncipe), yang memiliki lembaga politik dan administratif sendiri dalam struktur negara nasional. Pemilu memberikan mandat demokratis pada beberapa tingkat. Pemilihan presiden, legislatif, lokal, dan regional menggunakan hak pilih universal, setara, langsung, dan rahasia. Warga negara São Tomé dan Príncipe berusia di atas 18 tahun yang terdaftar dalam daftar pemilih dapat memberikan suara, termasuk pemilih yang memenuhi syarat dan terdaftar melalui sistem diaspora. Pemilihan presiden menggunakan sistem mayoritas. Pemilihan legislatif menggunakan daftar partai tertutup dan pembagian kursi secara proporsional. Pemilihan lokal dan regional menghubungkan perwakilan politik dengan distrik dan wilayah otonom.
Politik di São Tomé dan Príncipe
Politik di São Tomé dan Príncipe mencakup susunan kewenangan publik dan cara warga memilih wakil politik. Negara ini adalah negara kesatuan, sekuler, dan demokratis yang diatur oleh Konstitusi, dengan tanggung jawab yang dibagi antara Presiden, Assembleia Nacional, Pemerintah, dan pengadilan. Pemilu meliputi pemilihan presiden, legislatif, lokal, dan regional, sementara Príncipe memiliki lembaga politik dan administratif otonom.
Saran
Awali dengan menentukan apakah pertanyaan Anda menyangkut lembaga nasional, pemilu, distrik, atau Região Autónoma do Príncipe. Sesuaikan jenis pemilu dengan tujuan Anda: pemilihan presiden menentukan pilihan Presiden, sedangkan pemilihan legislatif menggunakan daftar partai dan pembagian kursi secara proporsional. Jika Anda berencana memilih, pastikan Anda memenuhi persyaratan kewarganegaraan, usia, dan pendaftaran pemilih, termasuk pengaturan pendaftaran diaspora yang berlaku.

