Dipartimento Economia e Finanze dan Ufficio Tributario-nya mengelola pajak nasional San Marino. San Marino menggunakan euro, berada di luar Uni Eropa, dan bekerja sama dengan Italia serta Uni Eropa dalam urusan bea cukai dan perpajakan. Tidak ada otoritas pajak regional atau kota terpisah dalam sistem yang berlaku. IGR dihitung secara berbeda menurut domisili pajak dan sumber penghasilan. Individu residen umumnya melaporkan penghasilan global dan dapat memperoleh kredit atas pajak luar negeri, yang dibatasi hingga sebesar pajak San Marino yang dikenakan atas penghasilan tersebut. Nonresiden umumnya dikenai pajak atas penghasilan yang bersumber dari San Marino, termasuk penghasilan dari tanah, bangunan, atau aset lain di San Marino, pembayaran oleh negara atau penduduk, serta pekerjaan lokal atau bentuk usaha tetap. Tarif IGR pribadi bersifat progresif: 9% hingga EUR 10.000, 13% dari EUR 10.000,01 hingga EUR 18.000, 17% dari EUR 18.000,01 hingga EUR 28.000, 21% dari EUR 28.000,01 hingga EUR 38.000, 25% dari EUR 38.000,01 hingga EUR 50.000, 28% dari EUR 50.000,01 hingga EUR 65.000, 31% dari EUR 65.000,01 hingga EUR 80.000, dan 35% di atas EUR 80.000. Lapisan tarif disesuaikan otomatis setiap dua tahun; penyesuaian pertama dijadwalkan pada 2028 dan tidak boleh melebihi enam poin persentase. Dari 2026 hingga 2030, penghasilan dari kegiatan wiraswasta, pekerjaan profesional, dan kegiatan usaha yang tercakup ketentuan tertentu dikenai tarif 18%, bukan 17%. Iuran sosial wajib dapat dikurangkan dalam penghitungan pajak pribadi. Pengeluaran yang terdokumentasi dan dapat dilacak, pembayaran SMaC, dan pos yang memenuhi syarat dalam Lampiran A dan B Law 141/2025 juga dapat memengaruhi penghitungan. Individu residen dapat menerima kredit pajak SMaC yang terkait dengan lapisan penghasilan, dengan batas maksimum yang disebutkan sebesar EUR 5.000, EUR 900, atau EUR 10.000, bergantung pada lapisan dan persyaratan yang berlaku. Dasar penghasilan kadaster baru diperkenalkan secara bertahap dari 2026 hingga 2029, sebesar 100%, 75%, 50%, dan 25% dari dasar transisi terkait. Perusahaan menghitung laba bersih kena pajak dari pendapatan usaha dikurangi biaya yang terkait dengan usaha. Kerugian pajak dapat dibawa ke tahun berikutnya tanpa batas waktu, tetapi umumnya hanya sampai 70% dari laba kena pajak tahun berikutnya yang dapat dikompensasikan. Transaksi pihak berelasi dinilai berdasarkan nilai normal, dan keringanan bergantung pada prosedur perjanjian atau kesepakatan bersama. Batas pengurangan mencakup 8% untuk iklan, 10% untuk pemrosesan data dan riset pasar, serta 5% untuk biaya representasi. Penyusutan mengikuti Lampiran D. Kegiatan ekonomi baru dapat memenuhi syarat untuk pengurangan IGR sebesar 50% selama lima masa pajak pertamanya mulai 2026, sehingga menghasilkan tarif efektif 9% jika tarif 18% berlaku. Persyaratan dapat mencakup tidak adanya kegiatan sebanding dalam 12 bulan sebelumnya. Biaya lisensi pertama dapat dikecualikan, dan lisensi tahunan biasanya dikecualikan selama tiga tahun pertama. Perusahaan mungkin juga diwajibkan memiliki pendirian baru dan setidaknya satu pegawai penuh waktu dalam enam bulan, disusul pegawai kedua dalam 24 bulan. Imposta monofase adalah pungutan tidak langsung atas barang impor dan layanan terkait, yang biasanya dibayar oleh perusahaan pengimpor. Tarif standar adalah 17%, dengan tarif khusus produk seperti 2% atau 6%. Barang investasi bergerak dapat dikenai 1% tanpa pengembalian dana, dan kendaraan untuk keperluan usaha atau pribadi dapat dikenai 8% dalam batas yang ditentukan. Barang bekas dapat dikenai setengah dari tarif yang berlaku. Ekspor kembali dapat memungkinkan pengembalian dana dalam kasus terkait, tetapi barang modal dan barang konsumsi dikecualikan dari perlakuan pengembalian tersebut. San Marino juga menerapkan pajak khusus atas produk minyak bumi dan pungutan pendaftaran, materai, pelengkap, properti, serta kekayaan yang terpisah berdasarkan aturan masing-masing. Pembayaran dan penghasilan investasi dapat menggunakan tarif khusus. Dividen luar negeri dapat dikenai tarif neto perbatasan opsional 3%, obligasi luar negeri 10%, bunga rekening luar negeri 13%, dan bunga luar negeri lainnya 10%. Jenis penghasilan modal tertentu dikenai 10% atau 13%, obligasi tertentu 11%, serta penghasilan tertentu dari bank, deposito, dan rekening berjangka 13%, 6%, atau 5%. Layanan wiraswasta luar negeri yang dibayar kepada nonresiden dapat memicu pemotongan 20%, sedangkan penggunaan atau penyewaan aset tertentu kepada nonresiden dapat memicu pemotongan 10%. Pembayaran pesangon hingga EUR 5.000 dikenai pajak 2,5%, dan kelebihannya 5%; pensiun tambahan dikenai pajak 5%. Residen yang memiliki aset luar negeri umumnya mengajukan DAPEF, deklarasi aset luar negeri, jika memiliki investasi keuangan, aset, atau penyertaan luar negeri secara langsung atau tidak langsung. Asosiasi yang diakui, yayasan, perwalian, dan pengaturan fidusia juga dapat termasuk dalam cakupannya. IRAFE berlaku bagi individu residen yang telah menjadi residen selama lebih dari lima tahun berturut-turut dan tidak menggunakan rezim khusus untuk penghasilan luar negeri. Besarnya 0,20% atas aset keuangan luar negeri yang dimiliki pada 31 Desember ketika totalnya melebihi EUR 20.000. Jumlahnya dihitung sendiri melalui DAPEF; kelebihan pembayaran menimbulkan hak pengembalian dana atau dapat diperhitungkan dengan SMaC. Prosedur pajak menggunakan portal PA/IGR dan formulir seperti IGRG untuk sertifikat pemberi kerja, IGRL untuk individu, IGRM untuk asosiasi wiraswasta, IGRN untuk perusahaan yang dimiliki bersama, dan IGRO untuk agen pemotong pajak. Wajib pajak dapat mendelegasikan pekerjaan kepada pegawai, commercialista, atau profesional lain. Pegawai dan pensiunan biasanya mengalami pemotongan bulanan, lalu mengajukan SPT tahunan pada bulan Juni tahun berikutnya. Perusahaan dan wajib pajak usaha lainnya umumnya membayar saldo tahunan dan dua cicilan di muka; mulai 2026, cicilan tersebut sebesar 35% paling lambat 31 Agustus dan 55% paling lambat 30 November berdasarkan pajak tahun sebelumnya. Pembayaran di muka tidak diwajibkan dalam kasus penangguhan atau penghentian yang disebutkan. Jumlah dapat diperhitungkan dalam rekening pajak Ufficio Tributario, dan pengembalian dana tepat waktu umumnya harus dilakukan paling lambat 31 Oktober tahun berikutnya melalui SMaC. Untuk perdagangan dengan Italia, faktur elektronik berlaku bagi pertukaran barang dan jasa B2B menurut aturan San Marino yang relevan. Transaksi domestik saat ini tidak menggunakan kewajiban faktur elektronik umum. Pembayaran monofase dan bukti ekspor ditangani melalui Ufficio Tributario; untuk impor melalui Poste San Marino, pajak mungkin harus dibayar saat barang diambil. Ufficio Tributario dapat memeriksa pajak langsung dan tidak langsung, membandingkan data PA, meminta dokumen serta informasi dari pihak lawan transaksi, dan melakukan penyelidikan keuangan. Laporan pemeriksaan dapat berujung pada accertamento, atau penetapan pajak formal. Wajib pajak memiliki hak atas informasi, kesempatan untuk didengar oleh otoritas, keberatan atau banding, serta koreksi atau pelengkapan sebelum pemeriksaan dimulai jika tenggat yang berlaku mengizinkan. Penagihan dapat dilakukan melalui surat pemberitahuan pembayaran, rekening pajak, atau daftar penagihan formal. Sanksi bergantung pada pelanggaran. Kesalahan material dapat dikenai 10% dari tambahan pajak. SPT tidak akurat dapat dikenai 50% hingga 100%, atau 75% hingga 150% apabila penggelapan pajak melebihi EUR 120.000. Kegagalan menyampaikan SPT dapat dikenai 100% hingga 300%, dengan minimum EUR 500; kasus khusus yang hanya mencakup penghasilan gaji, pensiun, atau kadaster tersertifikasi dikenai EUR 100. SPT terlambat dikenai EUR 400, dikurangi setengah jika diajukan dalam 30 hari. Pembayaran terlambat dikenai 8%, tidak membayar dikenai 10%, dan kegagalan memotong pajak dikenai 50%, selain bunga. Penggelapan yang memenuhi kualifikasi juga dapat menimbulkan risiko pidana perpajakan. San Marino berpartisipasi dalam bantuan administratif timbal balik, perjanjian pertukaran informasi pajak, perjanjian penghindaran pajak berganda, FATCA, dan CRS. Ufficio Centrale di Collegamento, atau CLO, bertindak sebagai otoritas berwenang untuk pertukaran internasional. Lembaga keuangan melaporkan data CRS secara elektronik kepada CLO, yang umumnya meneruskannya ke luar negeri paling lambat 30 September tahun berikutnya. Protokol Uni Eropa–San Marino 2025 memperluas pertukaran otomatis informasi rekening, dan DD11/2026 memperkenalkan uji tuntas aset kripto mulai 1 January 2026 dengan pelaporan mulai tahun pajak 2027 paling lambat 30 April tahun berikutnya. Perjanjian pajak dengan Italia berlaku sejak 3 October 2013. Kasus lintas batas memerlukan pemeriksaan terpisah atas domisili pajak, lokasi kerja, bentuk usaha tetap, negara sumber, pemilik manfaat, dan sertifikat domisili. Komuter dari Italia ke San Marino dapat menghadapi pajak di negara tempat kerja dan negara tempat tinggal, dengan kredit pajak Italia atau tunjangan khusus bergantung pada hukum Italia. Manfaat perjanjian umum tidak otomatis timbul hanya karena seseorang tinggal atau bekerja lintas perbatasan.
Pajak di San Marino
Sistem perpajakan San Marino mencakup pajak penghasilan langsung, pajak tidak langsung atas barang impor dan layanan terkait, serta pungutan pendaftaran, materai, properti, dan pungutan khusus. Pajak langsung utamanya adalah Imposta Generale sui Redditi (IGR): individu residen umumnya melaporkan penghasilan global, sedangkan nonresiden dikenai pajak atas penghasilan tertentu yang bersumber dari San Marino. Perusahaan membayar IGR atas laba bersih, dan imposta monofase umumnya dikenakan saat barang atau layanan terkait masuk ke San Marino, bukan melalui sistem PPN umum bagi konsumen akhir. Pelaporan, pemotongan, pembayaran di muka, pelaporan aset luar negeri, dan pertukaran informasi lintas negara menimbulkan kewajiban terpisah.
Saran
Perlakukan pajak San Marino sebagai rangkaian kewajiban penghasilan, impor, pelaporan, dan pembayaran yang saling terkait, bukan satu penghitungan tahunan. Pertama, tetapkan domisili, sumber penghasilan, status usaha, aset luar negeri, dan kegiatan lintas batas Anda, lalu cocokkan setiap kewajiban dengan formulir, tenggat, dan bukti yang benar. Sisihkan dana untuk pembayaran usaha di muka pada 31 Agustus dan 30 November, serta minta peninjauan profesional jika ada penghasilan luar negeri, pihak berelasi, keringanan perjanjian, atau kegiatan ekonomi baru.

