Lingkungan di Saint Lucia

Lingkungan Saint Lucia mencakup ekosistem alami serta kondisi tempat orang tinggal, bekerja, dan bepergian. Hutan, terumbu karang, pantai, sistem air, dan satwa liar berinteraksi dengan permukiman, infrastruktur, limbah, kebisingan, kualitas udara, dan ruang publik. Karena itu, perlindungan lingkungan menggabungkan konservasi dengan pengelolaan praktis lingkungan sehari-hari.

Saran

Perlakukan persoalan lingkungan di Saint Lucia sebagai tugas klasifikasi dan koordinasi. Identifikasi dampak konkretnya terlebih dahulu, lalu hubungi badan yang menangani jenis persoalan tersebut; libatkan lebih dari satu badan jika risiko terkait air, kesehatan, limbah, pembangunan, atau keadaan darurat saling beririsan.

Alam

Saint Lucia memadukan pegunungan vulkanik, hutan hujan, hutan kering, mangrove, padang lamun, terumbu karang, dan pantai. Ekosistem ini menyediakan air, melindungi pesisir, mendukung perikanan, dan menjadi habitat spesies endemik. Cagar hutan, kawasan perlindungan laut, dan Kawasan Pengelolaan Pitons membatasi beberapa bentuk pembangunan, pengambilan sumber daya, dan rekreasi.

Lingkungan sekitar

Lingkungan sekitar Saint Lucia mencakup kondisi tempat tinggal, infrastruktur, air, sampah, kebisingan, udara, ruang hijau dan publik, keselamatan, partisipasi masyarakat, serta perubahan lingkungan. Tanggung jawab tersebar di beberapa badan publik, bukan satu kantor lingkungan setempat. Masalah air dan sanitasi biasanya ditangani lebih dahulu oleh WASCO, gangguan kesehatan oleh Environmental Health, sampah oleh SLSWMA, pembangunan oleh DCA dan Physical Planning, serta keadaan darurat oleh NEMO.