Agama di Papua Nugini

Agama di Papua Nugini didominasi Kristen, dengan komunitas Katolik Roma, Lutheran Injili, Advent Hari Ketujuh, Pentakosta, United Church, dan Anglikan sebagai kelompok terbesar. Kepercayaan dan adat agama tradisional dapat berlanjut berdampingan dengan afiliasi Kristen, sementara komunitas kecil Baháʼí, Muslim, Buddha, dan Hindu juga hadir. Kebebasan hati nurani, praktik keagamaan, dan perlindungan dari pemaksaan dijamin Konstitusi, dengan tunduk pada batasan yang sah.

Saran

Perlakukan agama di Papua Nugini sebagai pilihan lokal yang melibatkan jemaat, denominasi, praktik adat, dan, jika relevan, prosedur sipil terpisah. Jelaskan terlebih dahulu tujuan praktisnya: ibadah, pendidikan, upacara keagamaan, pendaftaran hukum, atau dialog. Jangan mengandalkan asumsi nasional mengenai biaya, akses, angka keanggotaan terkini, atau akibat hukum.