Alam menggambarkan sistem kehidupan, bentang alam, dan satwa liar Panama, termasuk hutan hujan, sungai, hutan bakau, pantai, terumbu karang, dan wilayah pegunungan. Lingkungan sekitar menggambarkan tempat-tempat yang dibentuk atau digunakan oleh manusia, seperti rumah, jalan, lahan pertanian, kota terdekat, dan jalur transportasi. Area-area ini saling tumpang tindih: sungai dapat menyediakan habitat dan air minum sekaligus mengalir melalui permukiman, dan wilayah pesisir dapat mendukung satwa liar, perikanan, rekreasi, dan pembangunan. Curah hujan, panas, pembukaan lahan, jalan, bangunan, air limbah, dan sampah dapat mengubah kualitas air, paparan banjir, kondisi tanah, dan habitat. Karena itu, memahami lingkungan berarti melihat baik kondisi alam maupun kegiatan manusia yang memengaruhinya. Pertanyaan praktisnya mencakup dari mana air berasal, bagaimana air hujan mengalir, penggunaan lahan apa yang berada di dekatnya, bagaimana sampah ditangani, serta apakah pembangunan atau kegiatan sehari-hari mengganggu area yang sensitif.
Lingkungan di Panama
Lingkungan di Panama mencakup sistem alam dan tempat fisik yang digunakan orang setiap hari. Ini meliputi hutan, sungai, hutan bakau, pantai, terumbu karang, pegunungan, dan satwa liar, serta rumah, jalan, lahan pertanian, kota, transportasi, dan limbah. Hujan, panas, penggunaan lahan, dan pembangunan menghubungkan berbagai area ini serta memengaruhi air, kesehatan, mata pencaharian, dan keselamatan.
Saran
Gunakan pemeriksaan lingkungan untuk menentukan lokasi dan cara tinggal, bekerja, membangun, bertani, atau menangani sampah di Panama. Mulailah dengan air dan drainase, lalu periksa penggunaan lahan di sekitar serta area alam yang sensitif. Lokasi yang nyaman mungkin memerlukan keputusan yang lebih cermat terkait sampah, air limbah, dan penggunaan lahan.

