Hukum pidana di Nepal

Hukum pidana di Nepal menetapkan perbuatan pidana, pertanggungjawaban pribadi, penyelidikan, proses pengadilan, sanksi, serta hak orang yang dituduh dan orang yang dirugikan. Kerangka utamanya adalah Undang-Undang Hukum Pidana Nasional 2017, yang juga disebut Muluki Aparadh Sanhita 2074, bersama Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, Undang-Undang Pembuktian, dan undang-undang khusus. Sistem formal Nepal mencakup tindak pidana seperti kekerasan, tindak pidana seksual, pencurian, korupsi, narkoba, perdagangan orang, pelanggaran lalu lintas, dan kejahatan digital.

Saran

Perlakukan perkara pidana di Nepal sebagai perkara yang memerlukan dokumentasi cepat, pemilihan otoritas yang tepat, dan dukungan hukum. Catat tuduhan yang tepat, tahap perkara, lembaga yang bertanggung jawab, dan tanggal terkait; jangan mengandalkan terjemahan bahasa Inggris ketika naskah asli berbahasa Nepali yang berlaku. Jika ada penangkapan, anak yang terlibat, kekerasan, bukti digital, atau kemungkinan hukuman penjara, segera dapatkan bantuan hukum yang memenuhi kualifikasi dan periksa ketersediaan bantuan hukum.