Nauru menggunakan dolar Australia dan tidak memiliki bank sentral independen. Fungsi keuangan resmi ditangani Department of Finance and Sustainable Development, sedangkan Bendigo and Adelaide Bank mengoperasikan kantor agen yang menyediakan layanan deposito dan tabungan; informasi resmi 2020 tidak menunjukkan adanya pinjaman komersial atau ritel formal melalui kantor agen tersebut. Ketersediaan kredit swasta saat ini perlu diperiksa secara terpisah karena temuan 2020 tidak membuktikan keadaan pada 2026. Public Debt Act 2026 menggantikan Government Loans Act 1972. Undang-Undang ini mencakup pinjaman oleh Pemerintah, departemen, badan pemerintah, dan perusahaan publik di dalam maupun di luar Nauru. Instrumen yang dicakup meliputi perjanjian pinjaman dan kredit, sekuritas Treasury, jaminan pinjaman pemerintah, dan instrumen utang lain yang disetujui. Menteri yang bertanggung jawab, Kabinet, Parlemen, dan Secretary of the Department of Finance and Sustainable Development masing-masing memiliki peran yang ditentukan. Usulan pinjaman umumnya diajukan oleh menteri yang bertanggung jawab kepada Kabinet, lalu diteruskan sebagai mosi di Parlemen. Secretary mengelola utang, pinjaman dan penyaluran kembali pinjaman, jaminan, daftar utang, pemantauan, serta pelaporan. Parlemen menyetujui rencana pinjaman tahunan, pemberian atau penyaluran kembali pinjaman, dan jaminan. Strategi utang tahunan mencakup tahun keuangan saat ini dan dua tahun berikutnya. Strategi ini membahas biaya serta risiko pinjaman, portofolio utang, penerbitan baru, pinjaman, penyaluran kembali pinjaman, dan jaminan. Departemen dan perusahaan publik memberikan permohonan pinjaman dengan informasi neraca, laba atau rugi, serta dampak terhadap pembayaran utang. Laporan harus diserahkan dalam tiga bulan setelah akhir tahun keuangan, sedangkan laporan utang harus diserahkan dalam enam bulan. Pinjaman publik dapat membiayai defisit anggaran, proyek, likuiditas Treasury, pembiayaan kembali, cadangan devisa, pinjaman atau kredit pemerintah yang disetujui, maupun keadaan darurat alam atau lingkungan. Pelayanan utang publik mencakup pokok, bunga, biaya pinjaman, dan amortisasi. Proyeksi anggaran harus memperhitungkan pembayaran ini dan kekurangan alokasi anggaran tidak menghapus kewajiban hukum untuk membayar tepat waktu. Utang publik juga mencakup risiko yang mungkin harus dibayar di kemudian hari, seperti jaminan, ganti rugi, sengketa hukum, kewajiban terkait perusahaan publik, dan kewajiban kontinjensi lainnya. Perusahaan publik tidak otomatis menjadi tanggungan Republik berdasarkan Public Debt Act atau Public Enterprises Act. Untuk tahun keuangan 2024, IMF melaporkan utang publik sebesar 17.4% dari PDB; pada akhir tahun keuangan 2025 jumlahnya sekitar 15% dari PDB. IMF menilai risiko kesulitan utang Nauru berada pada tingkat sedang dan memproyeksikan penurunan lebih lanjut dalam skenario dasar. Penyelesaian utang luar negeri Firebird pada 2021 mengurangi rasio utang terhadap PDB sekitar 40 poin persentase. Struktur yang dilaporkan untuk tahun keuangan 2024 mencakup pinjaman EXIM Bank sebesar A$19.7 juta yang terkait dengan Taiwan Province of China, kewajiban pesawat Air Nauru yang dibayar melalui hibah, dan iuran keanggotaan organisasi internasional informal sekitar A$2.9 juta. Utang domestik mencakup kewajiban Pemerintah sebagai penjamin Bank of Nauru yang dilikuidasi. Risiko kontinjensi lainnya mencakup eksposur Air Nauru dan perusahaan asing, tunggakan badan usaha milik negara, serta pembengkakan biaya pelabuhan tahan iklim. Penurunan dukungan donor dapat mengakibatkan pemangkasan belanja atau tunggakan. Kerugian badan usaha milik negara, volatilitas pendapatan, bencana alam, guncangan impor atau komoditas, serta penurunan nilai dolar Australia terhadap dolar AS dapat meningkatkan tekanan pembayaran utang. IMF memperkirakan bahwa kenaikan suku bunga satu poin persentase dapat menambah biaya pembayaran utang hingga sekitar A$0.15 juta. Untuk setiap keputusan pinjaman pribadi, perusahaan, atau pemerintah, periksa kemampuan membayar, arus kas, mata uang, bunga, jatuh tempo, agunan, jaminan, biaya, dan ketentuan gagal bayar. Simpan kontrak, pokok pinjaman, bunga, biaya, tanggal jatuh tempo, tanda terima, serta tunggakan secara tertulis. Jika pembayaran mulai sulit, segera hubungi pemberi pinjaman dan negosiasikan pengaturan kesulitan keuangan atau rencana pembayaran secara tertulis. Consumer Protection Act 2024 menyediakan mekanisme pengaduan dan penegakan untuk perilaku konsumen yang relevan, tetapi sumber yang ditinjau tidak menunjukkan adanya ombudsman atau layanan konseling khusus utang. Setelah gagal bayar, kreditur dapat mengenakan biaya sesuai kontrak dan menempuh penegakan, litigasi, atau eksekusi agunan berdasarkan hukum dan kontrak yang berlaku. Berdasarkan Public Debt Act, renegosiasi, konversi, atau konsolidasi memerlukan persetujuan pemberi pinjaman; Undang-Undang tersebut tidak memberikan penghapusan utang otomatis. Rujukan mengenai insolvensi perusahaan, kepailitan, dan likuidasi terdapat dalam Corporations Act 1972, sementara Public Enterprises Act 2019 memuat ketentuan tata kelola terkait insolvensi. Sumber yang ditinjau tidak menunjukkan jalur standar insolvensi pribadi atau pembebasan utang, persyaratan kelayakan, biaya, atau waktunya. Untuk perkara utang pribadi, perusahaan, atau lintas negara yang serius, mintalah peninjauan dari pengacara atau akuntan berkualifikasi di Nauru.
Utang di Nauru
Utang di Nauru mencakup pinjaman pemerintah, kewajiban perusahaan, kredit swasta, dan jumlah yang belum dibayar berdasarkan kontrak. Utang publik diatur oleh Public Debt Act 2026, sedangkan pinjaman konsumen swasta terfragmentasi dan skalanya saat ini tidak terdokumentasi dengan jelas. Sumber yang ditinjau tidak mengidentifikasi layanan nasihat utang pribadi atau prosedur penghapusan utang standar.
Saran
Perlakukan pinjaman di Nauru sebagai keputusan pembayaran yang harus terdokumentasi, bukan sebagai sumber kredit yang pasti tersedia atau bantuan utang otomatis. Pastikan pemberi pinjaman, pihak yang bertanggung jawab, mata uang, total pembayaran, dan akibat gagal bayar sebelum menandatangani. Badan publik perlu menguji pinjaman baru terhadap risiko fiskal, kewajiban kontinjensi, dan kemampuan membayar; peminjam pribadi atau perusahaan perlu mencari nasihat ahli sejak dini jika menghadapi tunggakan atau risiko insolvensi.

