Jalur darat utama Nauru adalah Island Ring Road, yang beraspal pada beberapa bagian penting; jalan lainnya dapat belum beraspal. Mobil dan sepeda motor pribadi mendominasi transportasi sehari-hari. Pada 2019, Nauru mencatat 4,431 kendaraan, termasuk 2,181 mobil pribadi, 1,035 sepeda motor pribadi, 537 kendaraan pemerintah, dan 675 kendaraan komersial. Mobil sewaan tersedia secara lokal, dan pemerintah memberikan informasi tentang pengaturan sewa. Tidak ada layanan bantuan mogok di tepi jalan yang terorganisasi, sehingga pengemudi perlu menyiapkan diri untuk menangani masalah kendaraan sendiri. Layanan angkutan umum reguler saat ini belum terdokumentasi. Nationally Determined Contribution Nauru menyebut 16 bus, tetapi belum ada layanan, jadwal operasi, atau layanan penumpang reguler yang terverifikasi. Dua bus listrik dan satu stasiun pengisian cepat diperoleh melalui program DCCNR/SMARTEN. Satu bus listrik diluncurkan di Yaren pada Desember 2024, dan kedua bus menjalani uji coba pada Mei 2025 untuk menilai daya, penanganan oleh pengemudi, dan kesesuaian dengan jalan lokal. Rencana yang lebih luas menyebut 10 bus listrik dan empat pengisi daya cepat, tetapi hal tersebut masih berupa rencana, bukan sistem operasi yang terkonfirmasi. Layanan taksi reguler tidak terdokumentasi, sehingga perjalanan lokal umumnya bergantung pada kendaraan pribadi, mobil sewaan, atau layanan bus percontohan maupun yang mungkin tersedia kelak. Nauru saat ini tidak memiliki kereta penumpang lokal. Karena itu, perjalanan darat, udara, dan angkutan barang laut merupakan pilihan transportasi yang relevan. Nauru International Airport melayani penerbangan Nauru Airlines yang menghubungkan Naoero dengan Brisbane, Tarawa, Majuro, Pohnpei, Nadi, dan Suva. Layanan ke Kiritimati dioperasikan atas nama Air Kiribati. Jadwal Nauru Airlines untuk 8 sampai 30 September 2026 hanya merupakan panduan karena pekerjaan landasan pacu telah menimbulkan keterlambatan dan rencana yang direvisi diperkirakan tersedia pada awal 2027. Proyek bandara mencakup pelapisan ulang landasan pacu, peningkatan pengendalian lalu lintas udara, dan pagar baru; tiga benda peledak yang belum meledak telah dipindahkan dari bawah landasan. Harga penerbangan bervariasi, dan tidak ada satu tarif penerbangan lokal yang berlaku di seluruh Nauru. Aiwo Port adalah satu-satunya akses maritim internasional Nauru yang terdokumentasi. Nauru Maritime and Port Authority mengelola fungsi pelabuhan untuk peti kemas, kargo curah, fosfat, bahan bakar, dan pasokan lainnya. Kapal Nauru Shipping Line, termasuk Micronesian Pride dan Micronesian Ocean, mendukung pergerakan barang; Micronesian Ocean tiba di Aiwo pada Agustus 2025 dengan kapasitas 614 peti kemas. Layanan feri penumpang reguler tidak terdokumentasi. Akses pelabuhan harus mendapat izin dan mengikuti persyaratan International Ship and Port Facility Security. Jam operasi standar adalah Senin sampai Jumat pukul 09:00 hingga 17:00, sedangkan penanganan khusus memerlukan persetujuan. Motor Traffic Act 2014 mewajibkan pengemudi berkendara dan menjaga lajur kiri. Pengemudi menyalip dari kanan, dan putar balik memerlukan jarak pandang yang jelas serta kesempatan yang aman. Pengemudi memerlukan SIM yang sah untuk kelas kendaraan terkait dan harus membawa serta menunjukkannya jika diminta. Izin belajar tidak mengizinkan pengemudi berkendara pukul 19:00 hingga 07:00. Batas kecepatan, lampu malam, helm sepeda motor, sabuk pengaman, dan aturan tempat duduk anak juga berlaku. Saat bus sekolah menaikkan atau menurunkan penumpang, batas kecepatan maksimum adalah 16 km/h. Petugas Nauru Police Force yang berwenang dapat melakukan tes gangguan akibat alkohol menggunakan dua tes terpisah. Hukuman dapat mencakup denda tetap, denda pengadilan, dan denda tambahan. Contohnya termasuk total $250 untuk mengemudi tanpa SIM yang sah, $400 karena tidak menunjukkan SIM asing, $500 untuk pelanggaran kecepatan, dan $700 untuk kendaraan yang tidak terdaftar; contoh terakhir juga dapat melibatkan penyitaan kendaraan. Setelah 24 jam, biaya penyitaan mingguan adalah $30 untuk sepeda motor, $100 untuk mobil dan bus, $75 untuk trailer, serta $50 untuk kendaraan lainnya. Hujan dapat membuat kondisi berkendara sulit, terutama di jalan yang tidak beraspal. Setelah gelap, pengemudi juga perlu memperhitungkan hewan dan pejalan kaki di jalan. Infrastruktur khusus pejalan kaki dan fasilitas aksesibilitas belum terdokumentasi secara andal, meskipun perjalanan singkat dengan berjalan kaki secara praktis dapat dilakukan. Transportasi masih sangat bergantung pada bahan bakar impor. Kendaraan ringan terutama menggunakan bensin, sedangkan penggunaan diesel meningkat sejak 2017. Dokumen perencanaan Nauru mengusulkan kendaraan listrik, bus listrik, sepeda listrik, dan skuter listrik. Satu tabel perencanaan menjelaskan sasaran 2030 berupa 40% sepeda motor listrik, 10% mobil listrik, 25% van listrik, 30% bus listrik, serta 700 sepeda listrik; teks lain menggunakan sasaran porsi kendaraan listrik sebesar 20% pada 2035. Angka-angka tersebut merupakan nilai perencanaan atau pemodelan, bukan pengukuran aktual. Pemodelan yang disebutkan memperkirakan kemungkinan penurunan penggunaan bahan bakar sebesar 26.4% dan emisi karbon dioksida sebesar 20.7% jika peta jalan diterapkan. Layanan berbagi sepeda reguler atau jaringan bersepeda yang mapan belum terverifikasi. Berjalan kaki dan bersepeda juga memerlukan kehati-hatian ekstra pada malam hari, saat hujan, dan di tempat lalu lintas, hewan, atau kondisi jalan mengurangi keselamatan.
Transportasi di Nauru
Transportasi jalan raya merupakan cara utama untuk bepergian di Nauru, sementara layanan angkutan umum reguler dan kereta penumpang saat ini belum terdokumentasi. Orang umumnya menggunakan kendaraan pribadi, mobil sewaan, berjalan kaki, dan sesekali layanan bus percontohan. Nauru International Airport menyediakan satu-satunya koneksi penumpang internasional reguler yang terdokumentasi secara andal, sedangkan Aiwo Port terutama digunakan untuk angkutan barang.
Saran
Rencanakan perjalanan sehari-hari di Nauru dengan mengandalkan kendaraan pribadi atau sewaan, gunakan berjalan kaki secara selektif, dan anggap layanan bus percontohan belum pasti. Pastikan dokumen, kondisi jalan, dan waktu penerbangan sebelum mengandalkannya. Jangan berasumsi layanan bus listrik, berbagi sepeda, atau kapal penumpang yang direncanakan sudah tersedia.

