Montenegro menggabungkan ekosistem pesisir, danau, sungai, karst, dan alpen dalam wilayah yang kecil. Kawasan alam penting meliputi Skadarsko jezero, Ulcinj Salina, Tivat Solila, Ngarai Sungai Tara, Durmitor, Biogradska Gora, Lovćen, dan Prokletije. Taman Nasional Durmitor dan Ngarai Sungai Tara merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO, sedangkan Daerah Aliran Sungai Tara juga merupakan cagar biosfer UNESCO. Kawasan Alam dan Sejarah-Budaya Kotor memiliki status UNESCO yang mencakup lingkungan alamnya. Skadarsko jezero, Ulcinj Salina, dan Tivat Solila adalah lahan basah Ramsar. Lima taman nasionalnya adalah Durmitor, Biogradska gora, Lovćen, Skadarsko jezero, dan Prokletije. Kategori hukum lain mencakup cagar alam ketat dan khusus, taman alam, monumen alam, serta habitat atau bentang alam yang dilindungi. Badan Perlindungan Lingkungan menyediakan data geospasial resmi kawasan lindung, sedangkan Kementerian Ekologi, Pembangunan Berkelanjutan dan Pembangunan Kawasan Utara, Direktorat Alam dan Kawasan Lindung, pengelola taman nasional, pemerintah kota, dan layanan inspeksi berbagi tanggung jawab. Rencana pengelolaan untuk lima taman nasional mencakup periode 2026 sampai 2030. Montenegro melindungi habitat dan spesies dengan nilai endemik dan relik yang tinggi. Beruang cokelat, serigala, lynx, kambing gunung, kelelawar, pelikan Dalmatia, kormoran kerdil, berang-berang, dan ikan trout asli termasuk contoh penting. Perlindungan, musim, dan kuota yang tepat bergantung pada spesies serta lokasi. Menangkap, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkan satwa liar yang dilindungi memerlukan izin dari otoritas terkait. Pendakian, mendaki gunung, panjat tebing, canyoning, arung jeram, kayak, berperahu, mengamati burung, memancing rekreasi, berenang, dan bermain ski dapat dilakukan di kawasan yang sesuai. Pusat pengunjung, jalur, dan program pendidikan disediakan oleh pengelola taman nasional dan lembaga mitra. Biaya masuk, memancing, berperahu, arung jeram, syuting, dan penggunaan komersial berbeda menurut taman, kegiatan, dan musim; anak hingga usia 15 tahun sering mendapat pengecualian dan potongan rombongan mungkin berlaku. Periksa tarif, penutupan, cuaca, ketinggian air, dan pemberitahuan kebakaran terkini sebelum berkunjung. Kehutanan, perburuan, penangkapan ikan, pertanian, penggembalaan, proyek air dan energi, pembangunan, penggalian, dan pariwisata harus mengikuti rezim perlindungan yang berlaku. Proyek yang dapat berdampak pada habitat, satwa liar, atau kawasan lindung mungkin memerlukan penilaian dampak lingkungan, penilaian lingkungan strategis, penilaian keberterimaan, atau persetujuan dan prosedur publik lain dari pihak berwenang. Kebakaran hutan, kekeringan, panas, banjir, banjir bandang, tanah longsor, runtuhan batu, longsoran salju, dan erosi pantai memengaruhi akses serta ekosistem. Perencanaan adaptasi iklim terkini mencakup 2025 sampai 2035, dengan rencana aksi untuk 2025 sampai 2027. Masalah yang dihadapi mencakup pembangunan tanpa rencana, konversi lahan basah, tekanan pariwisata, tenaga air, penggalian, perburuan liar, polusi, sampah, air limbah, dan spesies invasif.
Alam di Montenegro
Alam di Montenegro mencakup pantai Adriatik dan Boka Kotorska, bentang karst, gua, lahan basah, sungai, ngarai, hutan, dan kawasan pegunungan tinggi. Lima taman nasional, habitat yang dilindungi, cagar alam, dan kawasan lindung lainnya melestarikan spesies serta ekosistem sekaligus memungkinkan rekreasi dan pemanfaatan sumber daya yang diatur. Akses, pembangunan, penangkapan ikan, perburuan, pengumpulan, dan kegiatan komersial bergantung pada kategori perlindungan, zonasi, izin, dan rencana pengelolaan.
Saran
Perlakukan alam di Montenegro sebagai keputusan khusus untuk setiap lokasi, bukan sebagai hak akses umum. Sesuaikan rencana dengan kategori perlindungan dan zonasi kawasan, lalu pastikan aturan, izin, biaya, dan pemberitahuan keselamatan terkini kepada pengelola yang bertanggung jawab. Proyek dan kegiatan komersial memerlukan pemeriksaan lebih lanjut daripada kunjungan berdampak rendah biasa, terutama di sekitar lahan basah, pesisir, sungai, ngarai, dan ekosistem pegunungan.

