Makanan di Mauritania

Makanan di Mauritania berasal dari pertanian lokal, peternakan, perikanan, impor, pasar, masakan rumah tangga, dan santapan bersama. Tepung terigu merupakan serealia yang paling banyak dikonsumsi, sementara beras, millet, sorgum, jagung, jelai, sayuran, gula, dan minyak goreng juga membentuk pola makan sehari-hari. Akses pangan, harga, dan gizi berbeda menurut wilayah dan musim, terutama di daerah kering dan selatan. AMSSA, badan keamanan pangan Mauritania, mengawasi pengendalian pangan lokal maupun impor hingga sampai kepada konsumen.

Saran

Rencanakan pembelian pangan berdasarkan musim setempat, kapasitas penyimpanan, dan kebutuhan rumah tangga sebenarnya, bukan dengan mengandalkan satu produk atau pemasok. Bandingkan bahan pokok lokal dan impor karena harga serta ketersediaannya dapat berubah, dan perlakukan keamanan pangan, bantuan saat krisis, serta risiko gizi sebagai keputusan yang terpisah.