Lesotho tidak memiliki satu lembaga yang bertanggung jawab atas seluruh pendidikan berkelanjutan dan peningkatan keterampilan. Sistemnya tersebar di antara badan publik, universitas, penyedia pelatihan, pemberi kerja, LSM, organisasi masyarakat, dan gereja. Pembelajaran formal mengikuti jalur kualifikasi atau sertifikasi yang disetujui. Pembelajaran nonformal mencakup kursus terorganisasi di luar sistem formal utama, sedangkan pembelajaran informal berkembang melalui pekerjaan, praktik, dan pengalaman lainnya. Kementerian Pendidikan dan Pelatihan (Ministry of Education and Training/MoET) mengoordinasikan beberapa fungsi terkait. Departemen Pendidikan Nonformal dan Inspektoratnya mendaftarkan, memeriksa, dan mengoordinasikan lembaga serta program pendidikan nonformal. Pusat Pengajaran Jarak Jauh Lesotho (Lesotho Distance Teaching Centre/LDTC) mendukung pembelajaran nonformal dan jarak jauh, sedangkan Departemen Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Vokasional menangani penyelenggaraan pendidikan teknis dan vokasional. Dewan Pendidikan Tinggi (Council on Higher Education/CHE) menangani mutu pendidikan tinggi dan Kerangka Kualifikasi Lesotho (Lesotho Qualifications Framework/LQF). Penyedia lainnya mencakup Institut Studi Ekstramural Universitas Nasional Lesotho (Institute of Extra-Mural Studies/IEMS), kementerian sektoral, perusahaan swasta, LSM, serta penyedia masyarakat atau gereja. IEMS menawarkan kursus singkat tanpa kredit dan program berkredit tingkat universitas melalui format jarak jauh dan paruh waktu. Kegiatannya dapat mencakup kursus singkat, kelompok belajar, kuliah umum, program radio, dan kegiatan penjangkauan masyarakat. Format ini mendukung orang yang bekerja, menjalankan usaha, atau tidak dapat mengikuti pendidikan penuh waktu. Pendidikan nonformal juga mencakup literasi, numerasi, kecakapan hidup, pendidikan masyarakat, keterampilan bisnis, keterampilan teknis dan vokasional, serta pengembangan profesional atau manajerial. LQF adalah kerangka nasional Lesotho untuk mengatur kualifikasi dalam jalur umum, teknis dan vokasional, akademik, serta profesional. Kabinet menyetujuinya pada 2019, dan kerangka ini memiliki 10 tingkat. Satu kredit LQF setara dengan 10 jam belajar nominal. Penghargaan pengembangan profesional (professional development award/PDA) mencatat pengembangan profesional berkelanjutan yang terarah melalui kursus singkat atau program terfokus. Kualifikasi parsial adalah unit, modul, atau kursus yang dinilai dan dapat menjadi bagian dari kualifikasi yang lebih besar. Pengakuan pembelajaran sebelumnya dapat menghubungkan pengalaman kerja dan pembelajaran formal, nonformal, atau informal terdahulu dengan kredit, penempatan tingkat, atau kualifikasi. Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competence/RCC) dan proses akumulasi kredit terkait dimaksudkan untuk mendukung pembelajaran sepanjang hayat. Portofolio dapat menjadi bukti keterampilan dan pengalaman. Cakupan penerapan nasional belum dipastikan, sehingga penyedia harus menjelaskan apakah mereka menerima pengakuan pembelajaran sebelumnya, RCC, atau bukti penilaian lainnya. Kredensial mikro sedang dikembangkan melalui kerangka CHE dan MoET. Kerangka tersebut mendukung kredensial singkat yang dapat berdiri sendiri atau menjadi dasar untuk pembelajaran lanjutan dan dapat terhubung dengan LQF. Kerangka itu divalidasi pada 31 Agustus 2026, tetapi persetujuan dan peluncuran nasional masih tertunda pada tanggal penelitian. Karena itu, penyedia harus menyatakan apakah suatu kredensial mikro telah disetujui, bernilai kredit, dapat ditumpuk, atau hanya merupakan sertifikat internal. Pengembangan profesional berbeda menurut pekerjaan. Kerangka nasional pengembangan profesional berkelanjutan guru sedang dikoordinasikan pada 2026, dengan keterkaitan pada pengakuan keterampilan, perpanjangan lisensi Dewan Guru, dan kepatuhan terhadap standar pengajaran. Bukti yang tersedia tidak menetapkan kewajiban hukum pengembangan profesional berkelanjutan lintas sektor secara umum. Pegawai negeri memiliki hak atas pelatihan dan pengembangan berdasarkan Peraturan Pegawai Negeri 2008. Pelatihan dapat berlangsung jangka pendek, jangka panjang, di tempat kerja, di dalam lembaga, melalui penugasan, atau paruh waktu. Cuti belajar jangka panjang mensyaratkan setidaknya 12 bulan masa percobaan yang kemudian diikuti pengangkatan tetap dan persetujuan terlebih dahulu; kewajiban ikatan dinas dapat berlaku. Pelatihan dalam jabatan kurang dari enam bulan tidak memerlukan ikatan dinas menurut aturan yang dirujuk. Penerimaan biasanya ditentukan oleh masing-masing program, bukan satu prosedur pendaftaran nasional. Tanyakan kepada penyedia mengenai pendidikan awal, pengalaman kerja, penilaian, kehadiran, metode penyampaian, bahasa, ujian, dan dokumen yang diterbitkan setelah selesai. Biaya juga bergantung pada penyedia dan program. Berdasarkan bukti yang tersedia, tidak ada tarif nasional atau skema pendanaan umum bagi individu yang dapat dipastikan untuk pendidikan berkelanjutan. Durasi sangat bervariasi; sebuah studi negara menyebutkan bahwa kredensial mikro berlangsung dari beberapa minggu hingga dua tahun. Lembaga dan program pendidikan nonformal harus didaftarkan pada Departemen Pendidikan Nonformal. Pendaftaran mencakup hal-hal seperti fasilitas, mandat, kurikulum, durasi, dan pemantauan. Pedoman rancangan 2025 membahas sekolah pendidikan nonformal dan pos pembelajaran, tetapi status rancangan itu sendiri tidak membuktikan adanya persyaratan nasional final. Lembaga teknis dan vokasional mengikuti proses akreditasi yang dilaporkan berbiaya M1.000 dan memerlukan sekitar empat bulan, bergantung pada bukti seperti lokasi, kelompok sasaran dan persyaratan masuk, kurikulum, metode penyampaian, tingkat sertifikasi LQF, riwayat hidup staf, dan bukti dana. Sebuah laporan pendidikan resmi tahun 2018 mencatat 400 pos atau pusat pembelajaran pendidikan nonformal, termasuk 16 pos pendidikan berkelanjutan. Laporan itu menyebut enam di Maseru, dua di Berea, dan satu di setiap distrik lainnya, tetapi angka historis ini tidak memastikan kapasitas saat ini. Ketersediaan, jadwal, biaya, dan sertifikat saat ini harus dikonfirmasi langsung kepada penyedia terkait.
Peningkatan Keterampilan di Lesotho
Peningkatan keterampilan di Lesotho mencakup pembelajaran terorganisasi atau mandiri yang memperbarui, memperdalam, atau memperluas keterampilan sambil bekerja maupun setelah pendidikan awal. Pilihannya meliputi kursus singkat, pendidikan jarak jauh, pengembangan profesional, pelatihan teknis, dan pembelajaran melalui pekerjaan. Program formal dapat menghasilkan kualifikasi atau sertifikat yang diakui, sedangkan pembelajaran nonformal dan informal mungkin memerlukan pengakuan terpisah. Akses, biaya, durasi, dan pengakuan bergantung pada penyedia, program, dan situasi peserta.
Saran
Pilih opsi peningkatan keterampilan di Lesotho sesuai hasil yang Anda butuhkan: kualifikasi yang diakui, keterampilan khusus pekerjaan, pembelajaran fleksibel, atau kepatuhan profesional. Sebelum membayar atau mengandalkan kursus untuk pekerjaan atau promosi, mintalah konfirmasi tertulis mengenai penyedia, sertifikat, keterkaitan dengan LQF, total biaya, durasi, dan syarat penerimaan.

