Lingkungan di Lesotho

Lingkungan di Lesotho mencakup sistem alam dan kondisi tempat orang hidup. Padang rumput pegunungan, lahan basah, sungai, dan lembah saling berinteraksi dengan pasokan air, sanitasi, limbah, drainase, energi, udara, kebisingan, ruang hijau, dan keselamatan. Kekeringan, erosi, kebakaran hutan, spesies invasif, banjir, dan pembangunan yang tidak terencana memberi tekanan pada ekosistem dan masyarakat.

Saran

Perlakukan lingkungan suatu tempat di Lesotho sebagai persoalan ekosistem sekaligus persoalan layanan sehari-hari. Bandingkan air, sanitasi, limbah, drainase, dan keselamatan dengan kondisi lahan, lahan basah, erosi, kebakaran hutan, dan akses ke ruang hijau sebelum memilih suatu wilayah atau mendukung pembangunan.

Alam

Lingkungan alam Lesotho mencakup dataran rendah, kaki bukit, Lembah Senqu, dan sistem pegunungan tinggi yang dibentuk oleh padang rumput, lahan basah, dan habitat alpen. Bentang alam ini mendukung penyimpanan air, penggembalaan ternak, tanaman obat, satwa liar, dan pariwisata. Pelindungan alam melibatkan taman nasional, cagar alam, padang penggembalaan yang dikelola komunitas, dan pengendalian lingkungan untuk pembangunan. Kekeringan, erosi, kebakaran hutan, spesies invasif, dan tekanan terhadap lahan basah menimbulkan risiko besar bagi ekosistem dan mata pencaharian.

Lingkungan sekitar

Lingkungan sekitar di Lesotho dibentuk oleh akses terhadap air, sanitasi, layanan sampah, drainase, listrik, udara, kebisingan, ruang hijau, dan keselamatan. Layanan sangat berbeda antara daerah perkotaan seperti Maseru dan distrik pedesaan, dan tidak ada satu lembaga yang mengelola semua aspek lingkungan sehari-hari. Keandalan air, sanitasi, pembuangan sampah, dan perlindungan dari banjir atau kekeringan berdampak paling besar secara praktis, sementara akses ruang hijau dan partisipasi publik berbeda menurut lokasi dan proyek.