Hukum pidana Latvia menetapkan perbuatan yang dianggap sebagai tindak pidana serta bentuk pertanggungjawaban dan hukuman yang mungkin dijatuhkan. Kerangka hukum materiil utamanya disebut Krimināllikums, atau Hukum Pidana. Kriminālprocesa likums, atau Hukum Acara Pidana, mengatur penyidikan dan proses pengadilan. Polisi melakukan penyidikan, jaksa mengawasi atau mengarahkan bagian penting perkara serta mengajukan dakwaan, dan pengadilan mengambil keputusan yudisial secara independen. Suatu tindak pidana umumnya mensyaratkan perbuatan yang diatur undang-undang serta bentuk kesalahan yang diwajibkan. Niat, kelalaian, percobaan, penyertaan, pembelaan diri, usia, dan kapasitas mental dapat memengaruhi pertanggungjawaban. Orang yang dicurigai atau didakwa melakukan tindak pidana dianggap tidak bersalah sampai kesalahannya ditetapkan secara sah. Perlindungan penting mencakup hak untuk mengetahui dakwaan, menggunakan pengacara, memperoleh juru bahasa bila diperlukan, mengajukan pembelaan, dan menggugat keputusan melalui prosedur yang tersedia. Status prosedural penting karena saksi, korban, tersangka, dan terdakwa memiliki hak serta kewajiban yang berbeda. Seseorang sebaiknya meminta petugas menjelaskan statusnya dan dokumen yang diminta untuk ditandatangani. Korban dapat melaporkan tindak pidana, menyerahkan bukti, meminta informasi, mencari perlindungan, dan menuntut kompensasi dalam atau bersama proses pidana jika diizinkan. Langkah dukungan dapat sangat penting bagi anak-anak dan orang rentan. Tidak setiap perkara berakhir dengan persidangan penuh atau hukuman penjara. Bergantung pada tindak pidana dan keadaannya, proses dapat dihentikan, menggunakan bentuk sederhana, melibatkan kesepakatan, atau berujung pada konsekuensi non-kurungan maupun kurungan. Perkara pidana sangat bergantung pada fakta yang tepat dan bukti yang sah. Nasihat hukum sejak dini sangat penting, terutama jika kebebasan, penggeledahan, perangkat digital, kekerasan, atau tuduhan serius terlibat.
Hukum pidana di Latvia
Hukum pidana di Latvia menetapkan perbuatan yang dilarang dan konsekuensi yang dapat dijatuhkan pengadilan. Hukum acara pidana menjelaskan peran polisi, jaksa, pengadilan, tersangka, terdakwa, dan korban. Asas praduga tak bersalah dan proses yang adil merupakan perlindungan mendasar.
Saran
Dalam keadaan darurat, pergilah ke tempat aman dan hubungi layanan darurat yang tepat. Jika petugas bertanya, menggeledah, menahan, atau meminta Anda menandatangani sesuatu, tetap tenang dan tanyakan status Anda serta akses ke pengacara atau juru bahasa. Simpan bukti asli tanpa menyunting, memublikasikan, atau menyelaraskan keterangan dengan orang lain.

