Istilah Lao ສື່ມວນຊົນ berarti media massa. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (MICT) mengawasi media, penerbitan, dan film, sedangkan Kementerian Teknologi dan Komunikasi (MoTC) menangani teknologi informasi, telekomunikasi, dan frekuensi. Mass Media Department dan Department of Literature and Publications terlibat dalam urusan media dan penerbitan. Khaosan Pathet Lao adalah kantor berita resmi Laos. Pathet Lao, Pasason, dan Vientiane Mai terkait dengan pers partai atau negara. Vientiane Times menerbitkan berita berbahasa Lao dan Inggris dalam bentuk cetak dan daring, termasuk langganan PDF. Laotian Times menyediakan laporan daring berbahasa Inggris dan, menurut Reporters Without Borders, memiliki ruang editorial yang agak lebih luas. Media berita berbahasa Lao sebagian besar berada di bawah kendali negara atau partai, dan penelitian nasional yang tersedia tidak menemukan outlet berita independen berbahasa Lao yang terdokumentasi dengan baik. Lao Television, termasuk LNTV1 dan LNTV3 HD, menyediakan berita nasional, olahraga, dokumenter, dan hiburan melalui televisi, siaran langsung web, arsip video, dan YouTube. Lao National Radio menyediakan program radio dan web dalam beberapa bahasa. Konten siaran dapat menggunakan bahasa Lao, Khmu, Hmong, Vietnam, Inggris, dan Prancis. Penyedia radio atau televisi harus mendaftarkan frekuensinya kepada Department of Frequency dan sebaiknya berkonsultasi dengan divisi teknologi dan komunikasi provinsi. Pendaftaran dapat memerlukan waktu tiga bulan; operasi tanpa pendaftaran dapat dikenai denda. Materi yang ditinjau tidak menunjukkan adanya platform streaming nasional mandiri yang terdokumentasi dengan baik di Laos. Siaran langsung, arsip, dan YouTube LNTV, video di Facebook, YouTube, dan TikTok, serta layanan global seperti Netflix menjadi alternatif fungsional. Akses bergantung pada koneksi internet, kartu SIM atau Wi-Fi, serta biaya data atau langganan. Pada akhir 2025, sekitar 5.03 juta orang menggunakan internet, yakni 63.6% penduduk, sementara 36.4% masih luring. Akses di perdesaan lebih tidak merata, dengan 60.3% penduduk tinggal di perdesaan. Facebook dan Messenger sangat menonjol, dan televisi serta media sosial Thailand menjadi sumber eksternal yang relevan karena kedekatan bahasa. Angka platform yang dilaporkan merupakan perkiraan jangkauan iklan atau identitas pengguna, bukan jumlah orang aktif unik. Organisasi media harus mengajukan permohonan kepada Mass Media Department. Proses formal yang dinyatakan mencakup media cetak, radio, televisi, dan distribusi elektronik atau internet lain melalui kabel, udara, atau frekuensi, dengan waktu pemrosesan tercantum 90 hari. Pimpinan, editor, dan reporter diharapkan berkewarganegaraan dan bertempat tinggal di Laos, memiliki diploma yang relevan, pengalaman profesional, dan menguasai sedikitnya satu bahasa asing. Organisasi juga memerlukan tempat, peralatan, kendaraan, dan modal yang memadai. Organisasi asing mengikuti proses tambahan melalui Kementerian Luar Negeri, termasuk pendaftaran di negara asal, lisensi media dari negara asal, dan persetujuan pemerintah. Lisensi berlaku 12 bulan. Perpanjangan dapat diajukan hingga 90 hari setelah kedaluwarsa dengan laporan tahunan. Lembar formalitas tahun 2017 mencantumkan total biaya LAK 1,220,000, dengan sertifikat tahunan LAK 100,000 untuk surat kabar atau majalah dan LAK 200,000 per stasiun radio atau televisi; jumlah saat ini belum dikonfirmasi secara terpisah. Pasal 44 Konstitusi dan Undang-Undang Media secara formal melindungi kebebasan berbicara dan pers, akses terhadap berita dalam dan luar negeri, informasi yang diberikan kepada media, serta pembuatan produk media yang sah. Pembatasan mencakup kepentingan nasional atau publik, kebijakan partai dan negara, informasi yang menyimpang, pencemaran nama baik, pornografi, dan ketertiban sosial. Anonimitas daring dilarang, dan otoritas memiliki wewenang pemantauan serta pemutusan layanan internet. Sensor diri dan risiko politik atau keamanan yang tinggi memengaruhi jurnalisme kritis. Reporters Without Borders menempatkan Laos di peringkat 154 dari 180 negara dalam penilaian kebebasan pers 2026, dengan skor 32.54. Intellectual Property Law No. 50/NA 2023 melindungi karya audiovisual serta hak reproduksi, distribusi, dan komunikasi kepada publik. Membagikan film, rekaman, PDF, atau konten media lain tanpa hak yang diperlukan dapat menimbulkan risiko pelanggaran hak cipta. Penelitian yang tersedia tidak mendokumentasikan biaya penyiaran nasional; biaya akses biasa terutama berasal dari data seluler, layanan internet, langganan cetak atau PDF, dan langganan streaming. Anak-anak menghadapi risiko seperti grooming, perundungan siber, materi pelecehan seksual anak, konten berbahaya, serta pelanggaran privasi atau data. Lokakarya nasional membahas eksploitasi dan pelecehan anak daring pada 2025, dan Rencana Aksi Nasional 2026–2030 direncanakan. Jalur perlindungan masih dikembangkan dan dapat melibatkan otoritas nasional, pelaporan kepada platform, National Commission for the Advancement of Women and Mothers and Children (NCAWMC), Kementerian Keamanan Publik, Kementerian Kehakiman, Kementerian Pendidikan dan Olahraga, serta dukungan UNICEF. Orang dapat berpartisipasi melalui komentar, berbagi, akun kreator, dan format video, tetapi pembuatan media formal mengikuti sistem perizinan dan kritik publik terhadap otoritas politik di internet membawa risiko besar.
Media di Laos
Media di Laos mencakup pers negara dan partai, televisi, radio, berita daring, layanan streaming, dan media sosial. Lao Television dan Lao National Radio menyediakan siaran nasional, sedangkan Facebook, YouTube, TikTok, dan media Thailand banyak digunakan untuk berita, hiburan, dan partisipasi informal. Organisasi media formal memerlukan izin, dan kritik politik, anonimitas daring, serta beberapa jenis konten menghadapi pembatasan hukum dan praktis yang signifikan.
Saran
Pilih sumber media sesuai koneksi, bahasa, dan tujuan Anda, lalu bandingkan informasi yang sensitif secara politik atau berdampak besar dengan sumber resmi, lokal, internasional, dan Thailand. Anggap partisipasi daring dapat terlihat dan berisiko; lindungi anak dan data pribadi, serta gunakan hanya konten yang boleh Anda gunakan. Jika ingin mendirikan organisasi media formal, bersiaplah menghadapi perizinan, pendaftaran frekuensi bila berlaku, perpanjangan berkala, dan persyaratan yang dapat menggugurkan pemohon yang tidak memenuhi syarat.

