Kota Vatikan, secara resmi Negara Kota Vatikan, berbeda dari Takhta Suci. Jumlah penduduknya tercatat 882 pada 31 Desember 2024, dan banyak hubungan kewarganegaraan atau tempat tinggal muncul karena jabatan atau tugas pelayanan. Komunitas kelembagaan yang kecil memiliki sedikit infrastruktur kencan lokal, sehingga kencan, proses pendekatan, keintiman, hidup bersama, dan perpisahan umumnya berlangsung secara pribadi, bukan melalui sistem publik negara. Orang yang mencari dukungan pastoral dapat menghubungi Paroki Kepausan Santa Anna, Vikaris Jenderal, atau pastor paroki. Hukum kanonik Katolik adalah sistem hukum internal Gereja Katolik. Kanon 1063 dan Kanon 1064 mengatur pembekalan, persiapan perkawinan pribadi, persiapan liturgi, dan dukungan berkelanjutan bagi pasangan. Materi resmi yang tersedia tidak menerbitkan durasi standar khusus Vatikan atau biaya persiapan tersebut maupun konseling pasangan umum. Janji untuk menikah, yang disebut fidanzamento atau promessa di matrimonio, tidak menciptakan hak atas upacara perkawinan. Dalam keadaan yang sesuai, Kanon 1062 dapat mendukung tuntutan ganti rugi yang berkaitan dengan janji yang diingkari; hal ini memerlukan penilaian berdasarkan kasus. Pasangan yang mempersiapkan perkawinan biasanya menjalani penyelidikan pranikah, membuktikan tidak adanya halangan, dan, jika diwajibkan, mengumumkan rencana perkawinan. Ordinaris setempat, yaitu otoritas gereja yang memiliki yurisdiksi, atau pastor paroki biasanya harus dilibatkan. Upacara kanonik yang sah biasanya dipimpin oleh ordinaris setempat, pastor paroki, atau imam atau diakon yang diberi delegasi, dengan dua saksi. Akses biasanya mengikuti paroki domisili atau kuasi-domisili, atau tempat tinggal setidaknya satu bulan. Orang yang hanya tinggal sementara umumnya terkait dengan tempat tinggal sebenarnya, sedangkan perkawinan di tempat lain memerlukan izin. Pasangan Katolik dan non-Katolik memerlukan izin tegas. Pasangan Katolik dan orang yang belum dibaptis memerlukan dispensasi; pasangan Katolik berjanji untuk berupaya sungguh-sungguh mengenai pembaptisan dan pendidikan Katolik bagi anak-anak. Dalam kerangka kanonik, perkawinan adalah perjanjian seumur hidup antara seorang pria dan seorang wanita. Persetujuan membentuk perkawinan, dan kerangka tersebut menekankan kesatuan serta sifat tak terceraikan. Hukum Vatikan memberikan prioritas kepada hukum kanonik untuk urusan perkawinan; otoritas sipil menangani akibat yang semata-mata bersifat sipil. Kantor Status Sipil dan Catatan pada Kantor Hukum serta Gubernatorat menangani catatan sipil dan pencatatan penduduk, tetapi pencatatan sipil tidak menggantikan persyaratan kanonik untuk perkawinan gerejawi. Tidak ada padanan perkawinan kanonik bagi pasangan sesama jenis. Fiducia Supplicans dapat mengizinkan pemberkatan informal, nonliturgis bagi individu atau pasangan setelah pertimbangan rohaniwan, tetapi ini bukan tata cara yang menyerupai perkawinan dan tidak membentuk atau mengesahkan ikatan sipil. Tanggapan pastoral konkret bergantung pada rohaniwan yang bertanggung jawab dan keadaan yang ada. Perkawinan menimbulkan kewajiban mengenai hidup perkawinan serta dukungan dan pendidikan anak. Pasangan dapat meninggalkan kehidupan bersama karena alasan yang sah, termasuk bahaya mental atau fisik yang serius. Perkawinan ratum et consummatum tidak dapat dibubarkan oleh otoritas manusia kecuali melalui kematian; perkawinan ratum non consummatum hanya dapat dibubarkan oleh Paus Roma. Pembatalan perkawinan berbeda dari perceraian: tribunal gerejawi memeriksa apakah perkawinan yang sah telah ada sejak awal. Perkara biasanya diajukan di tempat perkawinan dirayakan, tempat salah satu pihak memiliki domisili atau kuasi-domisili, atau lokasi sebagian besar bukti berada. Tingkat pertama biasanya ditangani tribunal uskup diosesan; Rota Roma biasanya berfungsi sebagai tribunal banding dan dapat menerima perkara tertentu pada tingkat pertama. Tidak ada tribunal khusus Vatikan atau prosedur terpisah untuk perkara ini yang terdokumentasi. Proses di Rota umumnya tanpa biaya berdasarkan norma resmi yang berlaku, meskipun sumbangan dapat diminta dari orang yang mampu membayar. Akibat sipil dan penanganan apa pun oleh pencatat merupakan persoalan terpisah.
Hubungan romantis di Kota Vatikan
Hubungan romantis di Kota Vatikan terutama bersifat pribadi dan informal; tidak ada layanan kencan resmi, kantor perjodohan, atau pencatatan kemitraan yang terdokumentasi. Perkawinan formal terutama diatur menurut hukum kanonik Katolik, sementara catatan sipil Vatikan mencakup tindakan hukum seperti perkawinan. Komunitas penduduk dan pekerja yang kecil membuat akses terutama bergantung pada hubungan paroki, tempat tinggal, atau konteks layanan yang disahkan.
Saran
Perlakukan hubungan romantis di Kota Vatikan sebagai urusan pribadi kecuali Anda memerlukan dukungan pastoral atau berencana menjalani perkawinan kanonik. Pilih jalur sesuai tujuan dan jangan beranggapan bahwa tempat tinggal, pencatatan sipil, atau pemberkatan informal menciptakan hak perkawinan. Pastikan izin, persyaratan tempat tinggal, dokumen, dan akibat sipil secara terpisah sebelum menetapkan tanggal upacara atau mengandalkan suatu konsekuensi hukum.

