Kerangka hukum perdata Kamboja terutama didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata 2011, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Perdata 2006, Undang-Undang Tanah 2001, dan aturan pencatatan sipil. Kementerian Kehakiman, dewan komune dan Sangkat, Mahkamah Agung, serta Kementerian Pengelolaan Tanah, Perencanaan Kota, dan Konstruksi (MLMUPC) menjalankan fungsi berbeda. Panitera komune atau Sangkat menangani banyak urusan status sipil. Sistem kadaster menangani catatan tanah dan pendaftaran terkait. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata mengatur kecakapan hukum sejak lahir hingga meninggal. Orang di bawah usia 18 tahun adalah anak di bawah umur. Pengadilan dapat memerintahkan emansipasi mulai usia 16 tahun jika anak tersebut mampu menghidupi diri sendiri. Pengadilan juga dapat menetapkan perwalian atau pengampuan. Orang asing mungkin menghadapi pembatasan menurut hukum Kamboja atau perjanjian yang berlaku. Kontrak umumnya terbentuk melalui penawaran dan penerimaan. Para pihak bebas membuat kontrak dan wajib bertindak dengan itikad baik. Kekeliruan, penipuan, paksaan, penyalahgunaan keadaan, pelanggaran hukum wajib, atau pelanggaran ketertiban umum dapat menyebabkan ketidakabsahan atau pembatalan. Bergantung pada perkara, pihak dapat meminta pemenuhan, ganti rugi, pengakhiran, perjumpaan utang, atau jaminan. Transaksi yang melibatkan benda tidak bergerak mungkin memerlukan pendaftaran atau formalitas tertentu, dan biaya serta waktunya bergantung pada instrumen dan keadaan. Hukum properti mencakup kepemilikan, penguasaan, hak pakai hasil, hak servitut, sewa abadi, gadai, dan hipotek yang menjamin pelunasan dengan properti. Kepemilikan tanah terbatas pada orang perseorangan dan badan hukum Kamboja. Orang asing dapat memiliki unit pribadi yang memenuhi syarat dalam gedung milik bersama, umumnya mulai lantai satu ke atas, tetapi tidak boleh memiliki tanah, unit lantai dasar, atau unit bawah tanah; kepemilikan juga tunduk pada sub-decree serta batas porsi yang berlaku. Informasi kadaster online berbiaya 20.000 Riel untuk pencarian satu kali. Jangka pemrosesan yang dilaporkan meliputi hingga 100 hari kerja untuk pendaftaran awal sistematis, sekitar 60 hari untuk pendaftaran sporadis, sekitar 15 sampai 30 hari untuk pengalihan, dan sekitar 50 hari untuk sertifikat unit pribadi yang berbiaya sekitar 1.600.000 Riel. Waktu sebenarnya bergantung pada permohonan, dokumen, aset, dan kantor. Perkawinan memperoleh akibat hukum melalui pemberitahuan, pengumuman publik, kontrak perkawinan di hadapan panitera, dan pendaftaran. Umumnya usia perkawinan adalah 18 tahun. Orang dewasa dapat menikah dengan anak berusia minimal 16 tahun dengan persetujuan orang tua atau wali. Panitera Komune atau Sangkat biasanya meminta dua saksi dewasa dan pengumuman publik biasanya berlangsung sekitar 10 hari. Upacara tradisional saja tidak menggantikan perkawinan terdaftar. Aturan harta perkawinan berdasarkan undang-undang berlaku kecuali pasangan membuat dan mendaftarkan kontrak tertulis. Perceraian diajukan ke pengadilan yang berwenang, yang dapat mengupayakan rekonsiliasi atau mediasi. Kerangka tersebut juga mencakup kewenangan orang tua, adopsi, dan perwalian. Pewarisan terbuka saat kematian dan dapat mengikuti aturan menurut undang-undang atau wasiat. Wasiat harus memenuhi bentuk dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, dan bagian yang dijamin oleh undang-undang dapat membatasi kebebasan berwasiat. Ahli waris yang ingin menerima atau menolak warisan umumnya mengajukan permohonan ke pengadilan dalam tiga bulan setelah mengetahui terjadinya pewarisan. Ahli waris asing tidak dapat mewarisi tanah atau menerima tanah melalui wasiat. Karena itu, administrasi dan pembagian properti mungkin memerlukan keterlibatan pengadilan. Tanggung jawab perdata dapat timbul dari pelanggaran hak pribadi, tidak dipenuhinya kontrak, atau perbuatan melawan hukum. Pemulihan dapat berupa perintah penghentian, penghapusan akibat yang merugikan, dan ganti rugi. Ganti rugi dapat mencakup kerugian biasa, kerugian khusus yang dapat diperkirakan, dan penderitaan emosional. Kesalahan yang turut berkontribusi dapat mengurangi kompensasi, dan aturan khusus berlaku untuk hewan serta benda berbahaya. Tenggat kedaluwarsa berbeda menurut klaim, sehingga tidak ada satu tenggat untuk semua klaim perdata. Gugatan perdata biasanya dimulai di Pengadilan Tingkat Pertama di Phnom Penh atau provinsi terkait. Banding diajukan ke Pengadilan Banding lalu Mahkamah Agung. Jika divisi khusus niaga atau ketenagakerjaan tidak tersedia, pengadilan perdata dapat memeriksa sengketa yang masih berada dalam yurisdiksinya. Hakim dapat memediasi pada tahap mana pun, dan penyelesaian yang dicatat dapat berlaku seperti putusan. Pihak dapat meminta bantuan hukum jika biaya pengadilan mengancam penghidupannya dan klaimnya tidak jelas-jelas sia-sia; keringanan biaya mungkin tersedia untuk suatu tingkat peradilan. Tidak ada durasi tunggal yang dapat diandalkan untuk semua perkara perdata di seluruh negeri. Eksekusi biasanya memerlukan titel eksekutorial. Jalur pengadilan dan juru sita dapat mencakup penyitaan, penitipan, penjualan, penyerahan, atau eksekusi hipotek. Pengadilan dapat memberikan tindakan preservasi mendesak untuk mengamankan klaim sebelum eksekusi biasa. Biaya dan waktu bergantung pada titel, aset, dan pengadilan. Akses praktis dipengaruhi oleh naskah Khmer otoritatif yang hanya tersedia dalam bahasa Khmer, persyaratan dokumen dan pendaftaran, kapasitas provinsi yang tidak merata, biaya pengacara dan terjemahan, serta lamanya proses litigasi yang tidak pasti. Perlindungan konsumen, hukum ketenagakerjaan, dan hukum pidana merupakan ranah terpisah, meskipun sengketa mungkin memerlukan penilaian batas jika beberapa bidang hukum beririsan.
Hukum Perdata di Kamboja
Hukum perdata Kamboja mengatur hubungan hukum privat antara individu dan organisasi. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata nasional yang berlaku sejak 2011 mencakup orang, kontrak, properti, keluarga, pewarisan, tanggung jawab, proses perdata, dan eksekusi. Naskah Khmer adalah rujukan otoritatif, sedangkan terjemahan bahasa Inggris hanya berfungsi sebagai referensi. Dokumen pendaftaran, otoritas berwenang, dan prosedur pengadilan sangat memengaruhi hasil praktis.
Saran
Perlakukan perkara hukum perdata Kamboja terlebih dahulu sebagai persoalan klasifikasi, dokumen, dan otoritas yang berwenang. Amankan catatan Khmer dan tenggat yang relevan sebelum bernegosiasi, menandatangani, mengalihkan properti, atau memulai proses pengadilan. Pembatasan tanah bagi orang asing, jangka waktu pewarisan tiga bulan, dan persyaratan titel eksekutorial dapat segera mengubah pilihan yang tersedia.

