Pada dasarnya, tunjangan anak dibayarkan kepada orang tua, bukan kepada orang yang menjalani pelatihan. Tunjangan ini dapat terus dibayarkan selama pelatihan kejuruan pertama, selama persyaratan kelayakan lainnya terpenuhi. Setelah anak memperoleh kualifikasi profesional pertamanya, hak atas tunjangan selama pelatihan lanjutan atau studi biasanya hanya tetap ada jika anak bekerja paling lama 20 jam per minggu; hubungan kerja dalam pelatihan dan pekerjaan berupah rendah diatur secara khusus. Untuk keperluan Familienkasse (kantor tunjangan keluarga), bukti pelatihan diperlukan, misalnya surat keterangan sekolah atau pelatihan. Jika anak belum menemukan tempat pelatihan, tunjangan anak dalam keadaan tertentu dapat terus dibayarkan selama pencarian yang sungguh-sungguh hingga anak berusia 25 tahun. Subtopik membahas persyaratan, kasus khusus, pengajuan permohonan, dasar hukum, dan besaran tunjangan anak.
Tunjangan anak sebelum mengikuti pelatihan kejuruan di Jerman
Orang tua umumnya menerima tunjangan anak untuk anak yang sedang menjalani pelatihan kejuruan hingga anak tersebut berusia 25 tahun. Setelah menyelesaikan pelatihan kejuruan pertama atau studi pertama, berlaku persyaratan tambahan jika anak bekerja sambil menjalani pendidikan.
Saran
Periksa hak atas tunjangan anak sejak dini kepada Familienkasse (kantor tunjangan keluarga), terutama jika anak melanjutkan pendidikan setelah kualifikasi profesional pertama atau bekerja sambil belajar. Bukti pelatihan yang belum tersedia atau keterangan yang tidak jelas tentang pencarian tempat pelatihan dapat menyulitkan pemrosesan.

