Pajak penghasilan di Bhutan mencakup penghasilan dari pekerjaan, kegiatan usaha, investasi, dan sumber lainnya. Untuk orang pribadi, tarifnya 0 persen atas penghasilan tahunan hingga Nu 300,000. Tarif kemudian naik menjadi 5 persen atas jumlah di atas Nu 300,000 hingga Nu 500,000, disusul lapisan tarif 10, 15, 20, 25, dan 30 persen; tarif tertinggi berlaku untuk penghasilan di atas Nu 3,500,000. Pengurangan dan pengecualian yang diatur undang-undang dapat mengubah dasar pengenaan pajak. Hal ini mencakup, antara lain, bunga deposito berjangka hingga Nu 400,000 per tahun bagi orang pribadi yang tidak menjalankan usaha, dividen hingga Nu 300,000 per tahun, serta hadiah lotere, taruhan, atau perjudian hingga Nu 5,000 per kemenangan, sepanjang persyaratan hukum yang berlaku dipenuhi. Perusahaan dan korporasi umumnya membayar 22 persen atas penghasilan kena pajak, sedangkan trust membayar 30 persen. Kemitraan pada umumnya diperlakukan transparan untuk tujuan pajak, sehingga penghasilan dan kerugian dialokasikan kepada para mitra. Untuk orang pribadi tertentu yang berdomisili di Bhutan dan menjalankan usaha domestik, pajak presumtif sebesar 15 persen dari omzet dapat berlaku apabila omzet tidak melebihi Nu 5,000,000 dan persyaratan lainnya terpenuhi. Penyedia layanan digital nonresiden dapat dikenai 22 persen jika memiliki kehadiran ekonomi signifikan, atau dalam kondisi tertentu pajak pemotongan final sebesar 5 persen.
Pajak di Bhutan
Sistem perpajakan Bhutan mencakup pajak penghasilan, pajak barang dan jasa (GST), pajak tanah dan bangunan, pajak pengalihan, bea masuk, serta cukai. Sejak 1 Januari 2026, kerangka hukum baru berlaku untuk pajak penghasilan dan GST. Administrasinya ditangani oleh otoritas pendapatan dan bea cukai Bhutan (Department of Revenue & Customs) melalui kantor-kantor regional pendapatan dan bea cukainya (Regional Revenue & Customs Offices).
Saran
Pertama, kelompokkan situasi pajak Anda berdasarkan domisili, jenis penghasilan, kegiatan usaha, omzet, properti, dan layanan lintas negara. Untuk 2026, gunakan undang-undang dan pemberitahuan DRC terkini karena situs lama mungkin masih menampilkan tarif pajak penghasilan sebelumnya. Catatan yang akurat, kalender tenggat, dan pendaftaran tepat waktu membantu mencegah penetapan pajak tambahan dan kewajiban yang terlewat.

