Keselamatan di Bhutan

Keselamatan di Bhutan mencakup perlindungan dari bencana alam, kebakaran, kejahatan, dan penipuan daring. Perencanaan bencana meliputi peringatan, kesiapsiagaan, evakuasi, bantuan darurat, dan pemulihan, sedangkan Kepolisian Kerajaan Bhutan (Royal Bhutan Police) menangani laporan kejahatan dan bahaya yang sedang terjadi. Gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan kebakaran memerlukan respons yang berbeda dari pencurian, kekerasan, atau penipuan.

Saran

Anggap keselamatan di Bhutan sebagai dua persiapan yang saling terkait: satu untuk bahaya setempat dan satu untuk kejahatan atau penipuan. Prioritaskan respons yang sesuai dengan risiko langsung, simpan instruksi otoritas setempat agar mudah diakses, dan hubungi kepolisian serta 113 ketika bantuan polisi diperlukan atau seseorang menghadapi bahaya yang sedang terjadi.

Bencana

Penanganan bencana di Bhutan mencakup risiko, peringatan, kesiapsiagaan, evakuasi, bantuan darurat, dan pemulihan untuk peristiwa yang mengancam manusia, lingkungan, atau infrastruktur penting. Gempa bumi, banjir bandang, banjir sungai, banjir akibat luapan danau glasial, tanah longsor, badai, serta kebakaran hutan dan bangunan sangat relevan. Sistem negara menghubungkan badan nasional dengan Dzongkhag, Gewog, dan Thromde serta menyesuaikan tindakan dengan bahaya dan kapasitas setempat yang tersedia.

Kriminalitas

Tingkat kejahatan di Bhutan rendah. Namun, pencurian, penipuan, kekerasan, kejahatan terkait narkoba, dan penipuan daring tetap relevan. Polisi Kerajaan Bhutan (RBP) menerima laporan; 113 adalah nomor darurat jika ada bahaya langsung. Pada 2024, Bhutan mencatat 2,476 insiden pidana.