Sumber hukum nasional yang utama mencakup Kitab Hukum Orang dan Keluarga (Code des personnes et de la famille), Kitab Pertanahan dan Harta Benda (Code foncier domanial), serta Kitab Hukum Acara Perdata, Niaga, Sosial, Administratif dan Pengelolaan Keuangan Publik (Code de procédure civile, commerciale, sociale, administrative et des comptes). Kementerian Kehakiman dan Legislasi (Ministère de la Justice et de la Législation), kantor catatan sipil, notaris, panitera pengadilan, dan juru sita menjalankan tugas yang berbeda sesuai keadaan. Urusan status sipil biasanya ditangani kantor catatan sipil. Jika catatan kelahiran, kematian, atau perkawinan hilang atau didaftarkan terlambat, pengadilan tingkat pertama (Tribunal de première instance), disingkat TPI, dapat mengeluarkan putusan pelengkap atau korektif. Kontrak mencakup jual beli, sewa tempat tinggal, sewa tempat usaha, sewa pembiayaan, dan hak jaminan. Pengalihan kepemilikan, urusan pendaftaran tanah, hipotek, dan pemecahan bidang tanah sering melibatkan Badan Nasional Pertanahan dan Harta Benda (Agence Nationale du Domaine et du Foncier), disingkat ANDF, notaris, atau pengadilan. Hukum keluarga mencakup perkawinan, perceraian, hubungan orang tua dan anak, adopsi, tanggung jawab orang tua, perwalian, nafkah, dan rezim harta perkawinan. Dalam urusan warisan, bukti notaris atau putusan penetapan ahli waris menetapkan status ahli waris; pembagian secara damai dapat dilakukan jika semua ahli waris yang hadir dan cakap hukum menyetujuinya. Tuntutan perdata dapat diawali dengan permintaan pembayaran, perundingan, atau mediasi. Proses yang disengketakan dapat melibatkan pengadilan tingkat pertama, pengadilan banding (Cour d'appel), dan Mahkamah Agung (Cour suprême); sengketa niaga umumnya berada dalam kewenangan pengadilan niaga (Tribunal de commerce). Gugatan kecil hingga 5,000,000 FCFA dapat diperiksa oleh majelis gugatan kecil yang berwenang di pengadilan tingkat pertama. Banding umumnya harus diajukan dalam jangka waktu paling lama dua bulan; bagi orang yang berdomisili di luar negeri, jangka waktu itu diperpanjang dua bulan. Setelah memperoleh titel eksekutorial yang sesuai, juru sita (Huissier de justice) dapat memulai pelaksanaan, misalnya dengan menyita rekening bank, upah, harta bergerak, atau properti. Pelaksanaan putusan tidak otomatis menghasilkan pembayaran jika tidak ada aset yang dapat disita. Proses pengadilan umumnya tidak dipungut biaya, tetapi dapat timbul biaya prosedural yang ditetapkan undang-undang, bea meterai, biaya pendaftaran dan penyalinan, serta honorarium pengacara, juru sita, notaris, atau ahli. Sejak 2024, bantuan hukum di Benin mencakup informasi, nasihat, bantuan dokumen, nasihat untuk penyelesaian konflik di luar pengadilan, dan pendampingan di pengadilan; ketersediaan layanan tertentu bagi seseorang perlu diperiksa secara lokal. Hukum konsumen, ketenagakerjaan, dan pidana bukan bagian dari hukum perdata itu sendiri, tetapi dapat relevan pada tahap tertentu sebagai pembeda atau akibat.
Hukum perdata di Benin
Hukum perdata di Benin mengatur hubungan hukum antara individu dan organisasi. Cakupannya meliputi status sipil, kontrak, harta benda, urusan keluarga, warisan, tanggung jawab hukum, proses perdata, dan pelaksanaan putusan. Dasar hukumnya tersebar dalam beberapa undang-undang nasional dan akta hukum bisnis seragam (OHADA); tidak ada satu kitab hukum perdata terpadu yang berlaku saat ini (Code civil).
Saran
Untuk urusan hukum perdata di Benin, langkah pertama adalah menggolongkannya dengan tepat: tanah, status sipil, keluarga, kontrak, warisan, tanggung jawab hukum, dan sengketa niaga melibatkan lembaga serta prosedur yang berbeda. Sejak awal, catat bukti dan tenggat waktu, lalu pilih mediasi atau proses pengadilan berdasarkan bukti, urgensi, dan nilai sengketa. Putusan atau titel eksekutorial tidak menjamin pembayaran jika tidak ada aset yang dapat disita.

