Pemilihan umum di Belanda merupakan cara utama warga memengaruhi keputusan publik. Pemilih memilih wakil yang membahas undang-undang, anggaran, dan kebijakan pada berbagai tingkat pemerintahan. Untuk Tweede Kamer, atau Dewan Perwakilan Rakyat, pemilih memilih dari daftar partai. Kursi dibagikan berdasarkan jumlah suara, sehingga beberapa partai dapat masuk parlemen. Pemilih biasanya menandai satu calon pada surat suara. Suara untuk seorang calon juga mendukung partainya, sedangkan suara preferensi dapat membantu menentukan calon mana dari daftar partai yang memperoleh kursi. Eerste Kamer, atau Senat, tidak dipilih langsung oleh masyarakat umum. Anggotanya dipilih oleh wakil provinsi yang dikenal sebagai Provinciale Staten melalui proses pemungutan suara tidak langsung. Pemilihan umum kota memilih gemeenteraad, atau dewan kota. Dewan ini menetapkan kebijakan umum setempat dan mengawasi eksekutif kota, sementara wali kota memiliki peran tersendiri dalam administrasi setempat dan ketertiban umum. Pemilihan umum provinsi memilih Provinciale Staten. Para wakil ini menetapkan kebijakan provinsi dan juga ikut memilih Eerste Kamer. Pemilihan umum badan pengelola air, yang disebut waterschapsverkiezingen, memilih wakil untuk otoritas air setempat. Tugas mereka berkaitan dengan keselamatan air, pengelolaan air, dan mutu air. Belanda juga menyelenggarakan pemilihan umum untuk Parlemen Eropa. Dalam setiap pemilihan, persyaratan pemilih dan petunjuk surat suara yang tepat bergantung pada jenis pemilihan dan status hukum seseorang.
Pemilihan umum di Belanda
Pemilihan umum di Belanda terutama menggunakan perwakilan proporsional, sehingga partai memperoleh kursi yang secara umum sebanding dengan porsi suaranya. Pemilih dapat memilih partai dan sering kali calon tertentu dalam daftarnya. Berbagai pemilihan umum memilih wakil di tingkat nasional, provinsi, kota, badan pengelola air, dan Eropa.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

