Bahama mengimpor sekitar 80–90% makanannya, sedangkan produksi lokal memasok sejumlah tanaman, unggas, dan makanan laut. Pertanian mencakup sekitar 70.000 acre, dengan jeruk, sayuran musim dingin, ubi jalar, pisang, bawang, kentang Irlandia, dan kacang pigeon termasuk produk yang relevan. Abacos adalah daerah pertanian utama; lahan pertanian pemerintah juga terdapat di Andros dan Grand Bahama. Pertanian hidroponik menghasilkan tomat, selada, paprika, dan terung, sedangkan pertanian pekarangan dapat mendukung pasokan rumah tangga dan ketahanan setelah badai, kekeringan, banjir, atau gangguan transportasi. Akses pangan berbeda antara New Providence dan Grand Bahama dengan Family Islands. Supermarket, toko serba ada, SPBU, petani lokal, nelayan, pasar ikan, serta pedagang informal atau formal merupakan jalur pasokan yang saling melengkapi, tetapi produk segar dapat semakin sulit diperoleh atau lebih mahal ketika cuaca atau pengiriman antarpulau mengganggu pasokan. Program Breadbasket menetapkan harga maksimum untuk bahan pokok yang tercantum, seperti mentega, keju, minyak goreng, kornet, susu evaporasi, tepung, bubur jagung, margarin, mayones, beras, dan pasta tomat; toko harus menyediakan daftar terkini, dan daftar tersebut dapat berubah menurut merek, ukuran, dan wilayah. Mulai 1 April 2026, makanan yang memenuhi syarat dan tidak diolah, yang dijual, diimpor, atau dijual grosir oleh toko pangan, bebas VAT; pengecualian makanan toko tersebut tidak mencakup hidangan restoran, yang umumnya tetap dikenai VAT standar 10% kecuali ada aturan lain. Makanan Bahama umumnya mencakup conch salad, cracked conch, conch fritters, conch chowder, conch kukus atau semur, semur ikan, peas n' rice, makaroni panggang, dan Johnny cake. Kepiting darat dikaitkan dengan Andros, sedangkan crawfish berarti lobster berduri dan tersedia musiman; musim tangkap crawfish resmi berlangsung dari 1 Agustus hingga 31 Maret. Lokasi Fish Fry beroperasi di berbagai pulau, dengan Arawak Cay di Nassau sebagai contoh terkenal, bersama kedai pantai, pedagang kaki lima, restoran biasa, dan restoran kelas atas. Makanan rumahan, resep keluarga, kegiatan People-to-People, dan festival makanan lokal menghubungkan makanan dengan kehidupan komunitas, termasuk Mutton Festival di Long Island. Keamanan pangan mengikuti kerangka dari lahan hingga meja makan berdasarkan Food Safety and Quality Act 2016. Bahamas Agricultural Health and Food Safety Authority, atau BAHFSA, mengoordinasikan kesehatan pangan, hewan, dan tumbuhan, sedangkan Department of Environmental Health Services memeriksa usaha makanan, restoran, dan hotel. Inspektur makanan dapat memasuki lokasi, mengambil sampel, menguji produk, dan mengeluarkan pemberitahuan yang mewajibkan perbaikan. Penjamah makanan, termasuk pedagang conch, mungkin memerlukan Food Handler's Certificate dan harus mengikuti persyaratan kebersihan serta pencatatan. Conch mentah memerlukan sumber tepercaya, air mengalir yang layak minum, kebersihan tangan, talenan dan peralatan terpisah, perlindungan dari sinar matahari langsung, serta pendinginan yang efektif; Vibrio parahaemolyticus dapat menyebabkan penyakit jika penanganan atau pendinginan tidak memadai. Pengolahan makanan laut, grosir domestik, ekspor, dan transportasi juga tunduk pada pengendalian khusus, termasuk HACCP, prosedur sanitasi, ketertelusuran, dan sistem penarikan produk. Ikan harus tetap dingin sekitar 0°C atau beku sekitar −18°C, dan produk ikan impor memerlukan lisensi terkait, informasi asal, dokumen kesehatan, serta fasilitas yang disetujui. Impor makanan umumnya memerlukan lisensi tertulis; buah dan sayuran mungkin juga memerlukan izin serta sertifikat fitosanitari atau keamanan pangan, yang diserahkan kepada Agriculture Inspection dan Customs; izin impor pertanian diproses melalui Customs Click2Clear sejak 1 September 2024. Ekspor conch ratu memerlukan lisensi dan inspeksi, dan perdagangan internasional dapat pula melibatkan persyaratan CITES; penangkapan legal menggunakan bibir cangkang yang telah melebar penuh dan tidak mengizinkan pengambilan dengan SCUBA. National Food and Nutrition Security Policy 2017–2022 menganggap ketersediaan, keterjangkauan, konsumsi, dan stabilitas sebagai bagian keamanan pangan yang saling terkait. Data kebijakan mencatat konsumsi tinggi minuman ringan serta makanan bergula, asin, atau berlemak, dan rendahnya asupan air di antara kaum muda yang disurvei; angka tersebut menggambarkan pola populasi, bukan nasihat medis individual. Langkah ketahanan pangan mencakup pertanian lokal, hidroponik, pengelolaan perikanan, kawasan lindung laut, dan hibah cerdas iklim; Sustainable Food Growth Grant 2025 mengalokasikan 60% kepada nelayan dan 40% kepada petani. Tidak ada program pengurangan limbah pangan nasional atau angka kehilangan pangan terkini yang terdokumentasi secara andal untuk dijadikan tolok ukur khusus, meskipun kehilangan pascapanen, kapasitas pendinginan, dan distribusi tetap menjadi risiko praktis dalam sistem pangan.
Makanan di Bahama
Makanan di Bahama menggabungkan bahan pangan impor, pertanian lokal yang terbatas, makanan laut segar, dan budaya makan di luar rumah yang kuat. Supermarket, toko pangan, pasar ikan, petani, nelayan, pedagang, lokasi Fish Fry, hotel, dan restoran melayani pulau serta anggaran yang berbeda. Ketersediaan dan harga berubah mengikuti impor, cuaca, transportasi antarpulau, dan permintaan pariwisata.
Saran
Rencanakan pembelian makanan dengan mempertimbangkan pulau Anda, daftar Breadbasket terkini, dan keandalan transportasi antarpulau. Gunakan petani dan nelayan lokal jika kesegaran atau produk musiman penting, tetapi perhitungkan ketersediaan dan harga yang berubah-ubah. Periksa keamanan conch mentah, penyimpanan makanan laut, dokumen impor, dan VAT restoran sebelum membeli atau menjual.

