Lingkungan di Angola

Lingkungan Angola mencakup sistem alam serta kondisi yang dialami masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Negara ini memiliki ekosistem pesisir Atlantik, Gurun Namib, sabana, dataran tinggi, hutan, dan hulu sungai, sementara akses terhadap listrik, air, sanitasi, layanan pengelolaan sampah, udara bersih, ruang yang tenang, dan keamanan berbeda-beda menurut tempatnya. Pada 2024, sekitar 71% penduduk tinggal di kota, tetapi pada 2023 hanya sekitar 43% yang memiliki akses listrik.

Alam

Angola memadukan pesisir Atlantik, Gurun Namib, sabana kering, eskarpmen Angola barat (Escarpa), dataran tinggi tengah, hutan Miombo, serta hulu sistem Okavango dan Zambezi. Kawasan lindung melestarikan spesies langka seperti antelop sable raksasa (Palanca Negra Gigante), Welwitschia mirabilis, dan gorila di Hutan Mayombe. Alam di Angola juga dimanfaatkan untuk air, penggembalaan, perikanan, hasil hutan, dan wisata alam, sehingga menimbulkan konflik sekaligus tanggung jawab konservasi.

Lingkungan sekitar

Lingkungan tempat tinggal di Angola mencakup mutu listrik, air, sanitasi, pembuangan sampah, udara, kebisingan, ruang hijau, dan keselamatan yang dialami sehari-hari. Kondisinya sangat berbeda antara Luanda dan kota lain, daerah pedesaan, serta wilayah selatan yang lebih kering; tidak ada sistem nasional yang seragam. Pada 2024, sekitar 71% penduduk tinggal di kota, sementara pada 2023 hanya sekitar 43% yang memiliki akses listrik.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.