Risiko bencana dan kejahatan memerlukan tindakan pencegahan yang berbeda, tetapi keduanya dapat memengaruhi rumah tangga atau perjalanan yang sama. Pegunungan Afghanistan, iklim kering, degradasi lahan, dan infrastruktur yang lemah dapat memperparah dampak gempa bumi, banjir, banjir bandang, kekeringan, tanah longsor, longsoran salju, dan cuaca ekstrem, terutama di daerah terpencil. Peringatan, petunjuk evakuasi setempat, saluran komunikasi yang dapat diandalkan, dan bantuan berdasarkan kebutuhan dapat mengurangi dampak buruk ketika bencana terjadi. Risiko kejahatan mencakup perampokan di jalan, pembobolan rumah, penculikan, pemerasan, perdagangan orang, kekerasan berbasis gender, dan penipuan daring. Paparan risiko dapat meningkat bagi perempuan dan anak perempuan, anak-anak, kelompok minoritas, orang yang mengungsi atau tidak memiliki dokumen, warga negara asing, dan orang yang dianggap memiliki uang. Kontak dengan polisi, pelaporan keadaan darurat, dan dukungan bagi korban tersedia dalam beberapa situasi, tetapi akses, kerahasiaan, dan perlindungan tidak dapat diandalkan secara konsisten. Karena itu, perencanaan keselamatan perlu mencerminkan lokasi tertentu, orang-orang yang terlibat, komunikasi yang tersedia, petunjuk setempat, serta kemungkinan bahwa bantuan datang terlambat atau tidak datang sama sekali.
Keselamatan di Afghanistan
Keselamatan di Afghanistan dipengaruhi oleh paparan terhadap bahaya alam dan kejahatan. Gempa bumi, banjir, kekeringan, tanah longsor, longsoran salju, dan cuaca ekstrem dapat mengganggu rumah, jalan, dan komunikasi, sementara perampokan, penculikan, pemerasan, perdagangan orang, kekerasan berbasis gender, dan penipuan daring menimbulkan risiko keamanan. Kondisi berbeda menurut lokasi dan situasi pribadi, dan perlindungan darurat atau dukungan bagi korban mungkin terbatas atau tidak konsisten.
Saran
Perlakukan perencanaan keselamatan di Afghanistan sebagai rencana kontingensi khusus lokasi, bukan sebagai jaminan bahwa bantuan akan tersedia. Persiapkan diri secara terpisah untuk peringatan bencana dan paparan kejahatan, lalu pastikan komunikasi, dokumen, persediaan, dan dukungan tepercaya dapat digunakan sebelum suatu insiden terjadi. Jika perlindungan atau kerahasiaan tidak dapat dipastikan, batasi informasi yang Anda ungkapkan dan jangan bergantung pada satu saluran bantuan.

